AKTUALITA.CO.ID _ Kota Bogor kembali menghadirkan event tahunan yang telah lama dinantikan masyarakat yang bernama Bogor Street Festival Cap Go Meh (BSF CGM). Acara ini akan digelar pada Rabu 12 Februari 2025 yang menyusuri kawasan Pecinan Suryakencana hingga Simpang Batutulis, Kota Bogor.
Pada Event Tahun ini, BSF CGM mengusung tema “A New Beginning” yang dianggap relevan dengan kondisi Kota Bogor yang tengah menyongsong era baru dengan kepemimpinan baru di berbagai sektor.
“Seperti yang diketahui, kita sekarang memiliki Presiden, Gubernur, Wali Kota, Kapolresta, Komandan Pangkalan Udara, hingga Danyonif yang baru. Jadi, tema ini sangat cocok untuk menyongsong era baru ini,” kata Harlan Bengardi saat melakukan press conference, di Vihara Dhanagun, Kota Bogor. Selasa (21/01/24).
Ia menjelaskan, Event tahun ini diklaim akan lebih meriah dibandingkan edisi 2023. “Sebanyak 77 kelompok seni budaya dan tradisi akan tampil, terdiri dari 41 kelompok lokal Kota Bogor dengan 2032 personel, serta 34 kelompok dari 9 provinsi lain dengan total 958 personel,” ungkapnya.
“Bukan hanya itu, Pada kesempatab ini terdapat dua kelompok dari luar negeri (Taiwan), dengan menghadirkan tradisi Joli Ma Zu (Dewi Lautan) yang akan hadir langsung dari Taiwan dengan persiapan khusus, termasuk paspor untuk Joli. Dengan itu Vihara Taiwan mengeluarkan dana hingga Rp1 miliar agar Joli Ma Zu bisa tampil di Kota Bogor,” jelasnya.
Dalam event kali ini, kata Harlan, Pengunjung akan dimanjakan dengan pertunjukan yang digelar sepanjang 2,1 kilometer mulai dari Suryakencana hingga Simpang Batutulis.
“Total personel yang terlibat, termasuk panitia, mencapai 5 ribu orang, sementara estimasi pengunjung diperkirakan mencapai 80 ribu orang. Pengamanan acara akan melibatkan 1.000 personel keamanan terbuka,” paparnya.
“Seluruh pertunjukan akan dikemas oleh seorang Show Director muda yang akan memberikan warna baru bagi BSF CGM 2025,” tambahnya.
Sementara, Ketua BSF CGM 2025 Arifin Himawan menambahkan, Selain pertunjukan budaya, BSF CGM 2025 juga menghadirkan bazar kuliner dengan 80 tenda kuliner gratis bagi pelaku UMKM. Ia menekankan bahwa acara ini akan memberikan tiga dampak besar bagi Kota Bogor.
“Pertama, melestarikan budaya. Kedua, membangkitkan peluang UMKM untuk berjualan sehingga terjadi perputaran uang. Ketiga, meningkatkan pendapatan kas daerah melalui pajak hotel dan restoran dari aktivitas pengunjung,” ujarnya.
“Dengan rangkaian acara yang lebih meriah dan beragam, BSF CGM 2025 diyakini akan menjadi salah satu event paling spektakuler di awal tahun. Yang pasti, kegiatan BSF CGM 2025 ini lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tutupnya.
(rezza apit)









