AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat adanya penurunan jumlah jamaah haji pada tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, di Pendopo Bupati Bogor, Jumat (17/4/2026).
Ajat mengungkapkan, pada tahun ini jumlah jamaah haji asal Kabupaten Bogor hanya sekitar 2.405 orang. Angka tersebut menurun dibandingkan sebelumnya yang mencapai sekitar 3.500 jamaah.
“Tahun ini turun, biasanya di angka 3.500, sekarang menjadi 2.405. Namun, untuk tahun 2027 insya Allah akan meningkat kembali menjadi sekitar 3.700 jamaah,” ujarnya.
Ajat menjelaskan, pemerintah daerah sebenarnya menargetkan proses pemberangkatan jamaah dapat dilakukan langsung dari embarkasi di kawasan Nurul Wathon. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena fasilitasnya masih belum rampung.
“Tadi Pak Bupati menyampaikan, targetnya pemberangkatan dari embarkasi kita sendiri di Nurul Wathon. Tapi saat ini memang belum siap,” jelasnya.
Terkait penurunan jumlah jamaah, Ajat menuturkan bahwa hal ini dipengaruhi oleh perubahan sistem penentuan kuota haji. Jika sebelumnya kuota lebih mempertimbangkan jumlah penduduk, kini sistemnya didasarkan pada urutan pendaftaran jamaah.
“Sekarang perhitungan haji tidak lagi berdasarkan jumlah penduduk, setahu saya dulu berdasarkan jumlah penduduk, tapi saat ini dari urutan pendaftaran. Jadi siapa yang lebih dulu mendaftar, itu yang diprioritaskan,” katanya.
Ia juga menambahkan, pada masa sebelumnya banyak masyarakat yang mendaftar haji, namun sebagian di antaranya memilih membatalkan keberangkatan dan beralih ke ibadah umrah.
“Dulu pendaftar banyak, tapi ada juga yang membatalkan karena memilih umrah. Sekarang antreannya juga berubah, sehingga berdampak pada jumlah yang berangkat setiap tahunnya,” jelasnya.
“Tapi kami Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis jumlah jamaah haji akan kembali meningkat pada tahun-tahun mendatang seiring bertambahnya jumlah pendaftar baru,” pungkasnya.
(Retza)









