AKTUALITA.CO.ID – Para kepala desa (kades) se-Bogor Barat menggelar audiensi dengan Bupati Bogor di Pendopo Bupati Bogor, Kamis (23/04/26). Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum penyampaian aspirasi terkait pembangunan wilayah, khususnya di kawasan Bogor Barat.
Kepala Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Onas Hestiani mengatakan, audiensi ini merupakan momen penting setelah cukup lama tidak bertatap muka langsung dengan Bupati Bogor.
“Alhamdulillah pada sore hari ini kami diterima oleh Bapak Bupati beserta jajaran. Ini menjadi ajang silaturahmi karena hampir satu tahun kami belum bertemu langsung. Kami hadir dari wilayah Bogor Barat, terdiri dari 14 kecamatan dan 36 desa,” ujarnya usai audiensi.
Dalam pertemuan tersebut, kata Onas, para kepala desa menyampaikan berbagai hal, mulai dari permohonan dukungan hingga masukan terkait program pembangunan desa, termasuk bantuan keuangan (bankeu) dan isu strategis lainnya di wilayah Bogor Barat.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah persoalan infrastruktur. Onas menyebut, kebutuhan pembangunan infrastruktur di wilayah Bogor Barat menjadi perhatian serius dan mendapat respons positif dari Bupati.
“Tadi kami membahas terkait infrastruktur dan alhamdulillah diterima dengan baik serta ditanggapi secara positif. Mudah – mudahan dengan adanya sinergi antara desa dan pemerintah kabupaten, kebutuhan infrastruktur di wilayah Bogor Barat bisa lebih terakomodasi,” jelasnya.
Selain itu, pembahasan juga mencakup rencana Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Barat. Menurut Onas, Bupati Bogor menegaskan proses DOB akan terus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Tak hanya itu, lanjut Onas, isu kemacetan juga menjadi perhatian dalam audiensi tersebut. Bupati Bogor menyebut telah merencanakan pembangunan jalan lintas yang menghubungkan Rancabungur hingga Leuwiliang sebagai salah satu solusi mengurai kepadatan lalu lintas.
“Insya Allah tahun ini akan dibangun jalan lintas dari Rancabungur sampai Leuwiliang. Ini diharapkan menjadi salah satu program besar yang mampu mengurai kemacetan, khususnya dari kawasan Kampus Dramaga hingga Leuwiliang,” ungkapnya.
Tak hanya itu, pembahasan lainnya turut menyinggung soal jalan tambang yang selama ini menjadi persoalan di wilayah Bogor Barat. Onas menyebut, Bupati Bogor telah memiliki rencana dan langkah konkret terkait penanganan jalan tambang tersebut.
“Ada pembahasan soal jalan tambang. Insya Allah beliau sudah merencanakan dan juga menjalankan langkah-langkahnya,” pungkasnya.
(Retza)









