AKTUALITA.CO.ID – Kemacetan yang terjadi di sekitar Pasar Citeureup akibat pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan badan jalan serta angkutan umum yang ngetem terus menjadi sorotan. Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, akhirnya angkat bicara terkait permasalahan ini.
Menurut Dadang, penertiban PKL merupakan wewenang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), sedangkan pemasangan rambu lalu lintas tergantung pada status jalan tersebut.
“Terkait permasalahan PKL itu ranahnya Satpol PP. Terkait masalah rambu-rambu, itu tergantung apakah jalan tersebut merupakan jalan provinsi atau kabupaten. Kalau memang jalan kabupaten, silakan langsung ke UPT. Tetapi kalau jalan provinsi, saya harus berkoordinasi dengan provinsi,” kata Dadang kepada aktualita.co.id, di Cibinong.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengambil tindakan terhadap angkutan umum yang menyebabkan kemacetan di wilayah tersebut.
“Yang jelas, saya minta sarelok foto dan nanti saya akan eksekusi langsung setiap ada permasalahan. Terkait angkotnya, kita akan langsung eksekusi. Kalau masalah pedagang kaki limanya, itu ranah Satpol PP,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dadang menjelaskan bahwa pemasangan rambu lalu lintas dan keberadaan angkot di jalan kabupaten menjadi kewenangannya dan akan dilakukan setelah melihat kondisi di lapangan.
“Saya lihat dulu kondisinya seperti apa, apakah memang mereka stand by di situ terus atau hanya sementara. Kalau memang setiap hari ada di situ, kita akan tertibkan,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan bahwa penertiban harus dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menyatakan bahwa setiap pelanggaran yang ditindak harus didampingi oleh pihak kepolisian.
Sebelumnya, keberadaan PKL dan angkutan umum yang menempati badan jalan di sekitar Pasar Citeureup telah lama menjadi keluhan para pengendara. Seorang warga Citeureup, I, mengungkapkan bahwa kemacetan terjadi hampir setiap waktu, baik pagi, sore, maupun malam hari.
Kemacetan yang berkepanjangan ini menjadi perhatian masyarakat dan diharapkan ada tindakan nyata dari pihak terkait untuk menertibkan situasi di Pasar Citeureup agar lalu lintas kembali lancar.
(Reza)









