Aktualita.co.id – Kesehatan dan pendidikan menjadi bagian dari prioritas dalam Reses masa sidang II DPRD Kabupaten Bogor daerah pemilihan 2 (dua) Tahun 2024-2025 yang digelar di Kantor Balai Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Selasa (18/02/25).
“Untuk pendidikan dan kesehatan di Kecamatan Jonggol intinya apapun nanti adalah prioritas Komisi 4, tapi tentu itu semua harus berdasarkan melalui usulan, karena kami tidak bisa melihat tanpa adanya usulan,” papar Hj. Nunur Nurhasdian M.Pd, anggota DPRD komisi 4 Kabupaten Bogor Fraksi PKB dapil 2.
Selain itu, dirinya juga menyikapi adanya keluhan dari salahsatu Kepala sekolah yang hadir dalam reses tersebut, dengan menyuarakan tidak difungsikannya UPT Pendidikan di Kecamatan Jonggol.
“Yang UPT itu memang regulasi, nanti kita lihat regulasinya dari UPT berubah menjadi Koryandik dan sekarang Koryandik merasa tidak difungsikan karena dari Dinas Pendidikan di kecamatan ada Kasi Pemkes, dan untuk apapun bidang kebawah juga ada pemilik ada pengawas juga, pengawas SD, SMP untuk formal dan non formal juga ada. Tapi kita coba diskusi dengan Dinas Pendidikan untuk masalah Koryandik ini dimana posisinya,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa terkait masalah pendidikan tidak banyak usulan, melainkan hanya terkait UPT yang manjadi persoalan dan manjadi usulan.
“Kalo tadi saya simak hanya itu sih, tidak ada usulan yang lain. Cuman tadi ada masukan saya juga belum pelajari semua nanti apa yang didalami,” imbuhnya.
Sementara, Enih (42) salahsatu warga Kecamatan Jonggol yang ikut hadir dalam reses tesebut berharap, aspirasi dari masyarakat Kecamatan Jonggol kepada anggota DPRD Kabupaten Bogor dapil 2 (dua) terkait pendidikan dan kesehatan mejadi prioritas.
“Kesehatan dan pendidikan adalah sektor penting, maka dari itu kita berharap besar kepada anggota DPRD Kabupaten Bogor yang kita hormati bisa menyerap semua aspirasi kami dari masyarakat Kecamatan Jonggol,” pungkasnya.
(Deni Dawer)









