AKTUALITA.CO.ID – Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengajak generasi muda di Kota Bogor untuk terus melahirkan ide kreatif dan inovasi, Ajakan tersebut disampaikan Dedie saat menghadiri Seminar Bisnis dan Business Innovation Competition Genovate 2026 yang digelar Universitas Terbuka Bogor melalui UKM Kewirausahaan, di Gedung DPRD Kota Bogor.
Dedie menyoroti dinamika geopolitik global yang berdampak pada pasokan energi, khususnya minyak dan gas. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak bisa terlepas dari keterkaitan global, sehingga diperlukan langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor energi fosil.
“Dan saya mendengar langsung dari Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, bahwa memang saat ini dibutuhkan sebuah terobosan baru, bagaimana energi baru terbarukan ini bisa tercipta sebagai alternatif dari ketergantungan bangsa kita terhadap impor bahan bakar minyak dan gas,” kata Dedi, Senin (6/4/2026).
Dedie berharap, muncul berbagai inovasi dari kalangan muda Bogor terutama dalam pengembangan energi ramah lingkungan. Ia juga mencontohkan potensi pembuatan stasiun pengisian daya berbasis tenaga surya, hidro, maupun angin.
Ia juga menyinggung kemajuan negara-negara maju yang telah lebih dahulu mengembangkan teknologi masa depan seperti robotika dan microchip untuk mempermudah kehidupan manusia.
“Mereka sudah berpikir jauh ke depan, menciptakan teknologi yang tidak hanya inovatif tetapi juga mengurangi ketergantungan pada negara lain,” katanya.
Tak hanya itu, ia meminta perguruan tinggi untuk terus mendorong lahirnya temuan-temuan baru dari mahasiswa yang berpotensi dikembangkan hingga tahap produksi massal dan dimanfaatkan di dalam negeri.
Sementara itu, Direktur Universitas Terbuka Bogor Enang Rusyana menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan pemerintah dalam mendorong prestasi dan inovasi.
Ia menyebutkan, Pemerintah Kota Bogor telah lama mendukung dunia pendidikan, bahkan sejak tahun 1991 melalui pemberian beasiswa kepada mahasiswa.
Ia berharap mahasiswa kewirausahaan UT Bogor mampu memperkuat kolaborasi dan terus menghasilkan ide-ide kreatif yang dapat dikembangkan menjadi produk nyata serta berdaya saing di tingkat nasional.
“Kami optimistis dari kegiatan ini akan lahir inovasi-inovasi yang tidak hanya menjadi gagasan, tetapi juga bisa diwujudkan menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
(Retza)









