Aktualita.co.id- Anggota Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Fraksi PKB dari Dapil 2, Hj. Nunur Nurhasdian M.Pd menyikapi keluhan kurangnya guru, ruang MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan Ruang kelas Baru (RKB) di SMP Negeri yang ada di Kecamatan Cileungsi ketika reses anggota DPRD Kabupaten Bogor Masa Sidang 3 daerah pemilihan 2 tahun 2024-2025 di Kecamatan Cileungsi, Selasa (15/07/25).
Hj. Nunur menegaskan, akan terus memperjuangkan persoalan tersebut di Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor agar cepat terealisasi seluruh keluhan di SMP Negeri yang ada di Kecamatan Cileungsi.
“Untuk Komisi 4 tadi saya sudah sampaikan dengan Pak Ansori, bahwa ada sekolahan SMP Negri 2 Cileungsi yang kekurangan Guru, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait Guru-Guru Negri untuk kekurangan-kekurangan Guru R3. Mudah-mudahan terealisasi di tahun ini.
Selain itu, Hj. Nunur Nurhasdian juga merespon keluhan persoalan kurangnya Ruang Kelas Baru (RKB) di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 di Kecamatan Cileungsi. Menurutnya, Bogor Timur harus mekar, sebelum itu Pendidikan dan Kesehatan di Bogor Timur ini harus sudah terealisasi semua.
“Lalu untuk kekurangan Ruang Kelas Baru (RKB) di SMP Negeri 1 dan 2 ini memang khusunya di Dapil 2 ini banyak sekali sekolah-sekolahan yang memang masih perlu untuk RKBM dan matrial nya. Kami Komisi 4 dan khusunya Dewan Dapil 2 ini, Insya Allah kami terus akan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi terkait Pendidikan dan Kesehatan,” ujarnya.
Sementara, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Cileungsi, Sri Risma Yanti yang hadir dalam Reses DPRD Kabupaten Bogor di Kecamatan Cileungsi mengeluhkan, di SMP Negeri 3 Cileungsi kekurangan Ruang MCK (Mandi, Cuci, Kakus).
“MCK itu sangat dibutuhkan sekali oleh sekolah-sekolah, karena kalo tidak nyaman MCK nya kotor dan kurang, mereka akan ngantri. Tolong Ibu dan Bapak Dewan MCK nya juga ditambah lagi,” pintanya.
(Deni Dawer)









