AKTUALITA.CO.ID – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tali melilit di leher di sebuah rumah kos di wilayah Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Senin (19/1/2026). Korban diduga merupakan seorang mahasiswa yang nekat mengakhiri hidupnya.
Kapolsek Ciawi AKP Dede Lesmana membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Betul, ada kejadian gantung diri. Dugaan sementara mengarah pada bunuh diri. Jenazah sudah kami bawa ke RSUD Ciawi untuk dilakukan pemeriksaan forensik berupa autopsi luar. Pihak keluarga juga sudah berada di rumah sakit,” ujar AKP Dede Lesmana saat di konfirmasi, Senin (19/1/2026).
Menurutnya, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, ditemukan sejumlah tanda yang mengarah pada dugaan bunuh diri. Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian secara definitif sebelum hasil pemeriksaan medis keluar.
“Kalau ciri-ciri di tempat kejadian pertama memang mengarah ke bunuh diri. Namun untuk memastikan secara medis, korban kami bawa ke ruang forensik agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Selain memastikan penyebab kematian, polisi juga akan mendalami latar belakang korban serta kemungkinan motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
“Untuk sebab pastinya tentu akan kami selidiki. Apa yang melatarbelakangi korban hingga melakukan tindakan tersebut masih dalam tahap pendalaman,” tuturnya.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, kata AKP Dede, korban diketahui berinisial GHS (23). Korban diduga mahasiswa Universitas Djuanda.
“Korban merupakan mahasiswa Djuanda, Fakultas Pertanian, dengan program studi Agro Teknologi,” ungkapnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan keluarga korban serta menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit guna memastikan penyebab pasti kematian.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari penyelidikan yang sedang berlangsung.
(Retza)









