AKTUALITA.CO.ID – Setelah sukses menggelar pernikahan megah antara Al Ghazali dan Alyssa Daguise pada 16 Juni 2025, Maia Estianty kini mulai mempersiapkan diri untuk momen bahagia sang putra kedua, El Rumi, yang tengah menjalin hubungan serius dengan aktris Syifa Hadju.
Namun, dari pengalaman sebelumnya, Maia rupanya tak ingin satu hal di pernikahan Al dan Alyssa terulang kembali.
Istri pengusaha Irwan Mussry itu mengaku belajar dari detail acara sebelumnya, terutama mengenai seragam keluarga yang dikenakan saat pernikahan sang anak sulung.
Menurut Maia, pada pernikahan Al, setiap anggota keluarga memiliki model busana yang berbeda-beda, dan hal itu menimbulkan kesan yang kurang seragam.
“Kalau bisa nanti disamakan semuanya,” ujar Maia Estianty. “Waktu itu kan tiap orang punya model sendiri-sendiri. Jadi nanti kalau El dan Syifa menikah, aku akan sarankan biar bajunya seragam. Supaya nggak kelihatan yang satu lebih bagus, yang lain lebih sederhana.”
Maia menjelaskan bahwa keseragaman busana bisa menghindari kesan kesenjangan antar keluarga dan menambah nilai estetika dalam acara. “Biar terlihat kompak dan nggak jadi bahan omongan netizen lagi,” katanya sambil tersenyum.
Meskipun memberikan masukan, Maia menegaskan bahwa ia tidak akan terlalu ikut campur dalam urusan konsep atau tema pernikahan anak-anaknya.
Baginya, setiap anak memiliki impian dan gaya pernikahan masing-masing yang patut dihargai.
“Anak-anak kan punya dream wedding sendiri. Ada yang mungkin ingin konsep tradisional Jawa, ada juga yang lebih suka gaya internasional. Aku sih serahkan semuanya ke mereka,” tutur pentolan Duo Maia itu.
Sebagai ibu, Maia hanya akan terlibat dalam hal-hal penting seperti diskusi mengenai seragam keluarga dan daftar tamu undangan. “Paling cuma tanya, ‘Persiapannya gimana? Seragamnya siapa yang urus? Tamu siapa aja?’ Jadi lebih ke koordinasi kecil aja,” jelasnya.
Melalui pengalamannya, Maia berharap pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju nanti bisa berjalan lancar, kompak, dan meninggalkan kesan hangat tanpa kontroversi seperti yang sempat terjadi sebelumnya.









