AKTUALITA.CO.ID _ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berupaya menata kawasan Rest Area Puncak guna kenyamanan wisatawan dan masyarakat yang melakukan usaha disana.
Dirut PT. Sayaga Wisata, Supriadi Jufri mengatakan, salahsatu upaya yang dilakukan ialah perluasan lahan parkir serta pembangunan tangga di beberapa area yang di pagar untuk memudahkan aksesibilitas masyarakat ke kios-kios yang ada di Rest Area Gunung Mas Puncak.
Ia menyebut, ada akses yang ke jalan dan ke mobil itu tertutup, sehingga dibutuhkan pembangunan tangga di beberapa area yang di pagar. Kemudian, pedagang juga minta di sini ada 516 kios, tapi tidak ada tempat atraksi wisata.

“Kami mengusulkan ada tambahan luas lahan sebagai pusat atraksi wisata, kurang lebih sekitar 2 hektare, mungkin diusulkan ke PTPN. Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemkab Bogor, terutama kepada Pj Bupati Bogor yang sudah bisa membuka rest area ini yang sempat terbengkalai hampir 3 atau 4 tahun, “ Dirut PT. Sayaga mengapresiasi. Minggu (6/7/24).
Sementara, PJ Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengatakan, konsolidasi percepatan penataan kawasan puncak ini dikemas melalui kegiatan wisata, tujuannya untuk memetakan dan merumuskan apa yang menjadi permasalahan, kebutuhan, dan solusi yang ditawarkan dari masing-masing Perangkat Daerah sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangannya termasuk kewenangan tiga kecamatan yakni Ciawi, Megamendung dan Cisarua. Termasuk unsur DPRD Kabupaten Bogor, Kadin, PHRI, tokoh masyarakat, para pengusaha, para komunitas dan para pedagang wilayah Puncak.
“ Harapannya, setelah pertemuan ini bisa sama-sama merumuskan secara komprehensif dan terintegrasi satu sama lain, jadi tidak parsial lagi penanganannya. Rumusan itu kemudian kita dorong bersama-sama untuk dieksekusi dan direalisasikan,” tegas Asmawa Tosepu kepada Aktualita.co.id.
Senada disampaikan Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sintha Dec Checawaty menuturkan, hasil konsolidasi hari ini ada beberapa yang bisa dilakukan oleh Kadin yakni membantu dalam pengelolaan sampah, pembangunan play ground, kolam renang, peningkatan kualitas fasilitas MCK, berinvestasi dalam penyediaan SPBU.
“ Kalau kolam renang sudah terbangun, anak sekolah bisa gunakan untuk kegiatan ekstra kurikulernya berenangnya di sini. Terus tadi kami juga bekerjasama dengan Kadis UMKM untuk bagaimana gerai oleh-oleh untuk menginventarisir khas Kabupaten Bugor untuk bisa tampil juga di sini. Sementara untuk SPBU rekan-rekan Kadin juga tadi pagi sudah siap untuk bisa berinvestasi di sini,” pungkas Ketua Kadin.
*Rezza/Ns









