AKTUALITA.CO.ID _ Artis Nikita Mirzani kembali menjadi pusat perhatian publik setelah diduga tampil dalam sebuah siaran langsung dari dalam penjara bersama dokter kecantikan Oky Pratama. Dalam live tersebut, Nikita memberikan peringatan kepada para wanita mengenai maraknya produk skincare yang melakukan klaim berlebihan atau overclaim.
Seperti diketahui, saat ini Nikita Mirzani sedang menjalani masa tahanan setelah dilaporkan oleh dokter Reza Gladys atas dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Ia telah divonis empat tahun penjara oleh majelis hakim. Meski begitu, keberadaannya di balik jeruji besi tak menghalanginya untuk tetap aktif dan menyuarakan pendapat.
Video siaran langsung yang diunggah akun Instagram @sahabat_nikmine memperlihatkan dokter Oky sedang berada di sebuah ruangan, sedangkan Nikita muncul melalui sambungan video call. Dalam momen itu, Nikita membahas edukasi skincare dan mengingatkan masyarakat agar lebih cermat saat memilih produk kecantikan.
Ia menegaskan bahwa konsumen harus memilih produk yang aman, memiliki izin resmi, dan teruji kualitasnya. Nikita juga mengingatkan agar tidak tergiur dengan produk murah yang menawarkan hasil instan tanpa kejelasan izin BPOM maupun keamanan bahan.
“Kalian sekarang harus lebih pintar sebagai customer. Pilih produk yang benar-benar berkualitas, bukan yang pemiliknya cuma cari untung dan mengabaikan kesehatan konsumennya,” ujar Nikita dalam live tersebut.
Ibu tiga anak itu juga menyinggung soal produk skincare yang overclaim, seolah menyindir pihak tertentu. Ia menyarankan masyarakat untuk bijak dan tidak mudah tertipu oleh promosi berlebihan.
Unggahan tersebut pun memicu banyak reaksi dari warganet. Banyak yang mengaku semakin berhati-hati saat memilih produk skincare dan turut mendoakan agar Nikita segera mendapatkan keringanan hukum.
Sebelumnya diketahui, laporan terhadap Nikita Mirzani dibuat oleh Reza Gladys pada 3 Desember 2024. Reza menuduh Nikita mencemarkan nama baiknya melalui siaran langsung TikTok.
Merasa terancam setelah mencoba menghubungi asisten Nikita, Reza mengirimkan uang sebesar Rp2 miliar ke sebuah rekening pada 14 November 2024. Peristiwa tersebut kemudian berujung pada laporan resmi ke polisi terhadap Nikita dan Mail.
(Sheila Nurullita)









