AKTUALITA.CO.ID – Sebuah video yang menampilkan rumah mewah dan mobil pribadi milik seorang warga Ciomas, Kabupaten Bogor, namun dipasangi stiker “keluarga miskin penerima bansos”, viral di media sosial. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor pun bergerak cepat melakukan penelusuran untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang petugas perempuan tengah menempelkan stiker berwarna hijau bertuliskan keluarga miskin penerima bansos di kaca sebuah rumah. Di samping petugas, tampak sebuah mobil terparkir rapi di garasi. Rumah yang dipasangi stiker itu juga tampak kokoh dan tergolong mewah, sehingga memicu beragam komentar dari warganet.
Menanggapi hal tersebut Camat Ciomas Tirta Juwarta memastikan bahwa pihaknya bersama Dinas Sosial Kabupaten Bogor sudah bertindak. Ia menyebut, pemasangan stiker itu kini telah dicabut atas arahan langsung dari Kepala Dinas Sosial.
“Iya, (kejadian) itu sudah ditanggapi langsung oleh Kepala Dinas Sosial dan terkait pemasangan stiker itu atas arahan kepala dinas untuk dicabut. Kemudian, dia pemilik rumah sudah menyatakan tidak menerima bantuan lagi,” ujar Tirta, Rabu (26/11/25).
Tirta menjelaskan, pemilik rumah tersebut memang pernah tercatat sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) dan selama ini benar menerima bantuan sosial pemerintah. Namun setelah dilakukan peninjauan ulang, statusnya resmi dicabut.
“Artinya itu selama ini dia terima bansos benar adanya, tetapi sekarang sudah diputus. Sekarang sudah tidak menerima lagi bantuan, tidak menjadi bagian dari keluarga penerima manfaat. Stiker juga sudah dicopot,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses pendataan KPM tidak berada di tingkat desa atau kecamatan, melainkan dilakukan langsung oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di bawah Dinas Sosial dan Kementerian Sosial.
Pemkab Bogor memastikan akan terus melakukan evaluasi dan sinkronisasi data penerima bansos agar bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. (Rz)









