AKTUALITA.CO.ID _ Adakan pengajian bulanan di Rumah Dinas Bupati Bogor pada Selasa (16/12/25). Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto gandeng Ketua Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIAD), Ketua Persatuan Istri Anggota Polri (Bhayangkari) Polres Bogor, Ketua Persatuan Istri Tentara (Persit) Komando Distrik Militer (Kodim) 0621, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bogor, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, dan Ketua TP PKK tingkat kecamatan dan desa.
Pengajian Majelis Ilmu Mihrobul Muhibbin bertema Muhasabah Akhir Tahun “Menata Diri, Menggapai Ridho Ilahi” sebagai upaya memperkuat keimanan dan silaturahmi. Pengajian bulanan tersebut berlangsung khidmat denga tausih yang di isi oleh Ustazah Fira.
Dalam tausiyahnya, Ustazah Fira mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu sebagai amanah dari Allah SWT. “Waktu adalah pedang, gunakan waktumu sebelum ia menebasmu,” tutur Ustazah Fira, mengutip nasihat para ulama.
Ia juga menyampaikan pesan Imam Asy-Syafi’i rahimahullah yang menyatakan bahwa waktu bagaikan pedang, jika tidak dimanfaatkan dengan baik, maka waktu tersebut akan merugikan manusia.
Ustazah Fira menambahkan, setiap hari merupakan kesempatan baru bagi manusia untuk berbuat kebaikan, sebagaimana pesan malaikat kepada anak Adam agar memanfaatkan setiap waktu dengan sebaik-baiknya sebelum hari tersebut tidak kembali hingga hari kiamat.
Dalam penutup tausiyah, disampaikan pula makna “Menjadi Manusia yang Beruntung”, yaitu manusia yang Beriman kepada Allah SWT, Beramal shalih, Saling menasihati dalam kebenaran dan Saling menasihati dalam kesabaran.
Sementara, Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, menyampaikan bahwa pengajian bulanan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui majelis ilmu ini, kita tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga saling mengingatkan untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, dan menata hati agar setiap langkah yang kita lakukan senantiasa bernilai ibadah,” tutup Eva Rudy Susmanto.
(redaksi)









