AKTUALITA.CO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Bogor bersiap menghadapi lonjakan volume kendaraan di kawasan wisata Puncak selama libur panjang Isra Miraj, 16–18 Januari 2026. Sebagai langkah antisipasi, kepolisian kembali memberdayakan 60 sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) untuk memperlancar arus kendaraan.
Pola pengamanan kali ini mengadopsi kesuksesan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu. Peran Supeltas akan dimaksimalkan mulai dari akses keluar Tol Ciawi hingga titik-titik rawan kemacetan di sepanjang jalur Puncak.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan arus kendaraan dari arah Jakarta.
“Sama seperti operasi libur Nataru kemarin, kami memberdayakan 60 personel Supeltas. Selain pemantauan arus rutin, fokus utama kami adalah mengatur alur kendaraan dari Tol Ciawi menuju Puncak agar tidak terjadi penumpukan,” ungkap AKBP Wikha kepada SuaraBotim.Com, Kamis (15/1/2026).
AKBP Wikha menambahkan bahwa rekayasa lalu lintas, termasuk sistem satu arah (one way), tetap menjadi opsi utama. Penerapannya akan didasarkan pada penghitungan volume kendaraan yang melintas per jam. Jika kepadatan sudah melebihi kriteria ambang batas, sistem one way ke arah atas (Puncak) akan segera diberlakukan secara situasional.
Mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Bogor, Polres Bogor juga memberikan perhatian khusus pada fasilitas personel di lapangan. Rencananya, para Supeltas akan dibekali perlengkapan tambahan berupa jas hujan agar tetap optimal bertugas di tengah cuaca ekstrem.
Di akhir keterangannya, Kapolres mengimbau para wisatawan, terutama pengguna sepeda motor, untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.
“Saat ini curah hujan sangat tinggi dengan durasi yang lama. Kami meminta pengendara sangat berhati-hati, terutama saat melintasi jalur yang rawan longsor di sepanjang Puncak. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat,” pungkasnya.
(Pandu)









