AKTUALITA.CO.ID – Seorang pria berinisial EBP (28) ditemukan meninggal dunia di rumahnya yang berada di Perumahan Bogor Asri, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis (18/12/25) malam.
Menurut informasi yang dihimpun, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya akibat persoalan asmara.
Ketua RW setempat, Teuku Herizal, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengaku, menerima informasi dari warga sekitar pukul 16.30 WIB, setelah pacar korban datang ke lokasi karena merasa curiga tidak bisa menghubungi korban sejak pagi hari.
“Sekitar jam setengah lima sore saya mendapat laporan ada warga yang meninggal dunia. Saya langsung ke lokasi dan memastikan kejadian tersebut. Saat dicek, kondisi tubuh korban sudah kaku,” ujar Teuku Herizal kepada Aktualita.co.id.
Berdasarkan keterangan Teuku, korban diketahui lahir pada tahun 1997 dan berprofesi sebagai mekanik bengkel. Sehari-hari, korban jarang berada di rumah dan hanya pulang sebentar sebelum kembali beraktivitas.
“Korban tinggal sendiri. Orang tuanya sudah meninggal dunia, sementara adiknya sedang kuliah di Solo,” jelasnya.
Namun, Teuku menjelaskan, informasi yang diperoleh dari pacar korban bahwa sebelum kejadian, korban sempat mengungkapkan niat mengakhiri hidup setelah hubungan asmaranya berakhir.
Pacar korbanpun kemudian mendatangi rumah korban karena pesan dan panggilan telepon tidak mendapat respons.
“Korban ditemukan pertama kali oleh pacarnya, kemudian dilaporkan ke lingkungan dan diteruskan ke RT serta RW,” kata Teuku.
Teuku mengucapkan, bahwa korban diketahui telah tinggal di lingkungan tersebut selama kurang lebih 17 tahun dan dikenal sebagai pribadi yang ramah serta mudah bergaul dengan warga sekitar.
“Selama ini korban dikenal baik, aktif, dan sering berinteraksi dengan warga,” ucapnya.
Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban, selain bekas di bagian leher yang diduga akibat kejadian tersebut. Rumah korban juga dalam kondisi tidak terkunci.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Cibinong untuk dilakukan otopsi.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.
(Pandu)









