AKTUALITA.CO.ID – Pemindahan aktor Ammar Zoni dari Rutan Salemba ke Lapas Nusakambangan menimbulkan beragam reaksi dari masyarakat. Pasalnya, bintang sinetron tersebut kini harus menjalani masa hukumannya di salah satu penjara dengan pengamanan paling ketat di Indonesia.
Kabar tersebut juga menarik perhatian dua sahabatnya, Raffi Ahmad dan Irfan Hakim, yang sempat berencana menjenguk Ammar. Keduanya diketahui baru saja melakukan kunjungan ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Dalam kesempatan itu, Raffi Ahmad hadir sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni. Bersama Irfan, ia menempuh perjalanan menggunakan helikopter menuju pulau yang dikenal sebagai lokasi beberapa lapas berkeamanan tinggi tersebut.
Rencana mereka untuk menemui Ammar Zoni rupanya tidak berjalan sesuai harapan. Raffi dan Irfan terpaksa batal bertatap muka karena keterbatasan waktu dan kondisi cuaca yang tidak mendukung.
“Nusakambangan itu luasnya sekitar 12 ribu hektar, jadi cukup jauh antar lapasnya. Kami mendarat sekitar jam 8 pagi, dan harus kembali jam 1 siang karena penerbangan helikopter dibatasi,” jelas Irfan Hakim.
Raffi Ahmad menambahkan bahwa mereka tidak bisa terlalu lama berada di lokasi karena risiko hujan jika melewati pukul dua siang.
“Aku dan Irfan harus berangkat lagi jam 1, sementara rombongan lain masih di sana sampai magrib,” ujar Raffi.
Akibat waktu yang sempit, keduanya hanya sempat mengetahui lokasi sel tempat Ammar Zoni ditahan tanpa sempat melihat langsung.
“Tadinya sudah direncanakan bertemu, tapi Ammar sedang menjalani asesmen dan lokasinya di bagian paling ujung. Bahkan dari CCTV saja kami tidak sempat melihat karena perjalanan ke sana cukup jauh,” ungkap Raffi.
Meski gagal bertemu, Raffi Ahmad tetap menitipkan salam untuk Ammar Zoni. Saat ini, mantan suami Irish Bella tersebut ditempatkan di Lapas Nusakambangan dengan tingkat keamanan super maksimum.
” Kami tetap titip salam buat Ammar,” kata Raffi.
Sebagai informasi, pemindahan Ammar Zoni dilakukan pada Kamis, 16 Oktober 2025, karena adanya dugaan keterlibatan dalam peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba.
Meskipun tidak sempat bersua langsung, Raffi dan Irfan menunjukkan dukungan moral mereka kepada Ammar, meski harus berhadapan dengan keterbatasan waktu dan cuaca di pulau yang dikenal dengan tingkat keamanannya yang tinggi itu.









