AKTUALITA.CO.ID – Turnamen Satria Futsal Super League Pelajar I tahun 2026 yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Satria Gerindra Kabupaten Bogor di GOR Tenis Indoor Kapten Muslihat, kawasan Gelora Pakansari, berlangsung sukses dan meriah.
Ajang ini berhasil melahirkan para juara dari berbagai kategori, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA/K.
Pada kategori SMA/K, tim SMK Saradan Tajurhalang tampil gemilang dengan keluar sebagai juara pertama usai menaklukkan SMA 15 Bekasi dalam laga final yang berlangsung sengit dengan skor 4-3. Sementara posisi juara ketiga diraih oleh SMK Nuansa Cigombong.
Di tingkat SMP, SMPN 1 Parung berhasil menjadi juara setelah mengalahkan SMPN 2 Cibinong dengan skor meyakinkan 2-0. Dan posisi ketiga ditempati oleh SMPN 1 Gunung Putri.
Sementara itu, pada kategori SD, MI Manbaul Islam keluar sebagai juara pertama. Posisi runner-up diraih SD Plus Darul Fudlola, sedangkan juara ketiga bersama ditempati oleh SDN Kaum Pandak dan SDN Kedungwaringin.
Petua PC Satria Gerindra Kabupaten Bogor Ade Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dan meraih prestasi.
“Atas nama panitia, saya mengucapkan selamat kepada tim yang berhasil menjadi juara pada turnamen Satria Futsal Super League I tahun 2026 ini,” ujar Aji Codet sapaan akrabnya, Sabtu (01/05/26).
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Fachri menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan olahraga futsal di Kabupaten Bogor, khususnya di kalangan pelajar.
“Futsal kami pilih karena memiliki peminat yang sangat besar. Selain itu, banyak potensi anak-anak di Kabupaten Bogor yang membutuhkan wadah untuk menampilkan kemampuan dan mengembangkan skill mereka. Momentum HUT Satria ke-18 ini menjadi waktu yang tepat untuk menggelar turnamen,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fachri menyebut bahwa turnamen ini juga menjadi ajang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan bertanding sekaligus menunjukkan potensi terbaik.
“Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa Kabupaten Bogor memiliki dominasi dan daya saing di cabang olahraga futsal, khususnya di tingkat pelajar,” tuturnya.
Ke depan, kata Fachri, pihak panitia berencana mengembangkan kompetisi ini menjadi liga futsal antar sekolah se-Kabupaten Bogor dengan sistem berbasis wilayah. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, seperti sekitar 13 Gedung Olahraga Masyarakat (GOM), diharapkan kompetisi dapat menjangkau lebih banyak potensi di tingkat kecamatan.
“Babak penyisihan nantinya bisa digelar di masing-masing kecamatan atau GOM yang tersedia. Sedangkan untuk babak delapan besar hingga final akan dipusatkan di kawasan Gelora Pakansari. Kami berharap rencana ini dapat segera terealisasi,” tutupnya.
(Retza)









