AKTUALITA.CO.ID – Sebanyak 30 siswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Majelis Perwakilan Kelas (MPK) se-Kabupaten Bogor menyampaikan aspirasi dan gagasannya kepada anggota DPRD Kabupaten Bogor.
Pertemuan itu dilakukan, di Kantor DPRD Kabupaten Bogor, Senin (9/3/2026), yang di terima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor H. Agus Salim, bersama Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor H. Achmad Fathoni.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni mengatakan, pertemuan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk menyuarakan pendapat sekaligus belajar tentang proses demokrasi dan sistem kerja lembaga legislatif.
Menurutnya, pihaknya menerima audiensi dari Forum Komunikasi MPK sebagai bentuk komunikasi yang selama ini sudah terjalin cukup intens antara DPRD dan para pelajar.
“Kami tadi menerima audiensi dari Forum Komunikasi Majelis Perwakilan Kelas se-Kabupaten Bogor. Selama ini komunikasi sudah cukup intens, sering ada kunjungan dari mereka, bahkan ketika mereka memiliki kegiatan kami juga memfasilitasi bersama Wakil Ketua DPRD KH. Agus Salim,” ujar Fathoni kepada Aktualita.co.id.
Dalam pertemuan tersebut, kata Fathoni, para siswa menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satunya usulan pembentukan program Parlemen Muda Kabupaten Bogor. Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pendidikan politik bagi pelajar agar lebih memahami proses legislasi dan tugas anggota dewan.
Ia menjelaskan, konsep Parlemen Muda nantinya dapat dikemas dalam berbagai kegiatan edukatif seperti workshop, simulasi rapat dewan, hingga pengenalan tugas dan fungsi DPRD.
“Harapannya mereka bisa mengikuti semacam workshop, kemudian ikut simulasi rapat sehingga mengetahui bagaimana kegiatan dewan sebenarnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, usulan tersebut dinilai sangat positif dan akan segera dibahas lebih lanjut dengan Sekretariat DPRD serta instansi terkait.
Tak hanya itu, Koordinasi juga akan dilakukan dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) yang selama ini memiliki program pendidikan politik bagi masyarakat.
“Nanti Pak Kiai Agus Salim akan berkoordinasi dengan Sekwan untuk melihat kemungkinan program ini dimasukkan ke dalam agenda Sekretariat DPRD. Selain itu juga akan dibicarakan dengan Bakesbangpol karena mereka memiliki program pendidikan politik,” katanya.
Fathoni menegaskan, keberanian para pelajar untuk datang langsung dan menyampaikan aspirasi patut diapresiasi. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya partisipasi dalam kehidupan demokrasi.
“Ada sekitar 30 siswa yang menyampaikan aspirasi. Keberanian mereka untuk menyampaikan pendapat dan usulan ini sangat baik dan patut diapresiasi. Ini menjadi langkah positif untuk diimplementasikan sebagai bagian dari pendidikan politik bagi pelajar,” pungkasnya.
(Retza)









