AKTUALITA.CO.ID – Sosok Siti Maulida atau akrab disapa Wida mencuri perhatian publik olahraga udara Kabupaten Bogor. Ia menjadi satu-satunya pilot gantole putri binaan Pengurus Cabang Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI) Kabupaten Bogor dan Jawa Barat yang tampil memukau pada Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 di Bukit Panten, Kabupaten Majalengka, baru-baru ini.
Meski baru pertama kali memperkuat Tim Gantole Bumi Tegar Beriman di ajang BK Porprov, Wida berhasil menunjukkan performa luar biasa. Bertanding di Kelas B, pilot muda kelahiran 2005 asal Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung ini sukses mengikuti jejak para seniornya dan memastikan tiket menuju Porprov Jabar 2026.
Keberhasilan Wida tidak lepas dari penampilannya yang maksimal pada nomor Ketepatan Mendarat (KTM) B. Capaian tersebut sekaligus menegaskan potensinya sebagai atlet muda yang patut diperhitungkan di kancah gantole Jawa Barat.
Putri kedua pasangan Tomi dan Siti Rohayati ini mengaku bangga bisa menjadi bagian dari skuad gantole Kabupaten Bogor. Ia pun memiliki tekad besar untuk menyumbangkan medali emas pada Porprov mendatang.
“Bangga bisa masuk dalam skuad Gantole Kabupaten Bogor pada Porprov Jabar 2026. Dan saya memiliki tekad besar bisa berkontribusi dalam perolehan medali emas saat Porprov mendatang,” ujar Wida, Jumat (14/11/25).
Usai menjalani BK, Wida memastikan dirinya akan berlatih lebih intensif demi memperkuat persiapan menuju Porprov 2026.
“Saya akan fokus berlatih. Apalagi saya punya tekad besar memberikan prestasi emas untuk tim gantole Kabupaten Bogor,” tegasnya.
Pada ajang BK Porprov Jabar 2026, PGPI Kabupaten Bogor menurunkan tujuh pilot terbaiknya untuk bersaing di dua kelas. Daftar Atlet Gantole Kabupaten Bogor BK Porprov Jabar 2026.
Kelas A:
- Ayat S
- Ujang Robi
- Feri
Kelas B:
- Iyus P
- Hilman
- Hilman
- Wida
Dengan lolosnya Wida dan rekan-rekannya, Kabupaten Bogor semakin optimistis menatap Porprov 2026. Kehadiran Wida sebagai pilot gantole putri menjadi bukti bahwa generasi muda, khususnya perempuan, mampu bersaing dan menorehkan prestasi di olahraga ekstrem seperti gantole.









