AKTUALITA.CO.ID _ Tahun 2025 mendatang, sejumlah model mobil dari berbagai merek dipastikan tak lagi tersedia di pasar Indonesia. Penyebab penghentian penjualan ini bervariasi, mulai dari pergeseran preferensi pembeli, rendahnya angka penjualan, hingga keputusan merek untuk hengkang dari Indonesia.
Salahsatu merek yang sudah meninggalkan pasar Indonesia adalah Peugeot, yang resmi berhenti beroperasi pada 2 Mei 2024. Di bawah naungan Astra International, Peugeot tak hanya menghentikan operasi tetapi juga seluruh penjualannya di Indonesia. Beragam segmen mobil terkena imbas penghentian ini, mulai dari MPV, SUV, hingga city car.
Berikut daftar lengkap tujuh model mobil yang telah disuntik mati di Indonesia:
- Suzuki Ignis
Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi menghentikan penjualan Suzuki Ignis sejak Agustus lalu. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan yang kini lebih fokus pada elektrifikasi dan memperkuat model yang diproduksi secara lokal. Ignis yang diimpor dari India, mengisi segmen city car di antara S-Presso dan Baleno. Namun, mobil ini kini sudah tidak lagi tersedia di situs resmi Suzuki. - Toyota Sienta
Toyota Sienta, MPV dengan pintu geser yang sempat menjadi pilihan ekonomis, tak lagi dijual sejak awal 2023. Meski demikian, Toyota baru mengonfirmasi hal ini pada Januari 2024. Diproduksi di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Sienta pertama kali meluncur di Indonesia pada 2016 dengan harga mulai Rp230 juta hingga Rp295 juta. - Mitsubishi Outlander PHEV
Mitsubishi Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) juga telah disuntik mati pada akhir 2023 tanpa pengumuman resmi dari Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Model hybrid ini diluncurkan pada 2019 dengan harga normal Rp1,3 miliar, namun penjualannya terbatas di 12 dealer. Pada 2021, Mitsubishi sempat memberikan diskon hingga Rp400 juta untuk Outlander PHEV. - Daihatsu Ayla D M/T
Varian termurah dari Daihatsu Ayla, yakni Ayla D M/T tanpa AC dan audio, sudah tidak lagi dijual. Model ini pertama kali diluncurkan pada 2013 dengan harga terendah Rp108,2 juta. - Peugeot 2008, 3008, dan 5008
Tiga model SUV Peugeot, yaitu 2008, 3008, dan 5008, resmi tak lagi dijual di Indonesia. Keputusan ini diambil setelah prinsipal Peugeot, Stellantis, memutuskan untuk menghentikan penjualan di Indonesia. Ketiga model ini sebelumnya bersaing di segmen SUV dengan harga kompetitif. Meski demikian, layanan purna jual untuk pemilik Peugeot di Indonesia masih tetap berjalan.
Penyetopan penjualan model-model di atas mencerminkan dinamika industri otomotif yang terus berubah. Preferensi konsumen yang bergeser ke arah elektrifikasi, rendahnya angka penjualan, hingga perubahan strategi prinsipal menjadi alasan utama langkah ini.
Dengan berakhirnya penjualan tujuh model tersebut, pasar mobil Indonesia diperkirakan akan menghadirkan produk-produk baru yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen dan tren global.
(rezza apit)









