AKTUALITA.CO.ID _ Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor mengadakan tasyakuran dalam rangka HUT Bhayangkara ke-78 serta pencapaian paripurna Klinik Pratama Tegar Beriman BNNK Bogor dan penghargaan Kepala Desa Gunung Putri dari Badan Narkotika Nasional Rakyat Indonesia (BNN RI). Senin (1/7/24).

Sebelumnya, BNN Kabupaten Bogor bersama Kepala Desa Gunungputri Daman Huri mendapatkan penghargaan dari BNN RI di Riau pada Rabu (26/juni/2024) lalu
Ketua BNN Kabupaten Bogor AKBP Renny Puspita mengatakan, kegiatan tasyakuran ini merupakan suatu pencapaian kepada BNNK Bogor yang sudah bekerja dengan baik.
“Pelayanan klinik kami mendapatkan penilaian yang cukup Tinggi yaitu akreditasi paripurna, satu lagi tasyakuran ini juga untuk kepala Desa Gunungputri yang sudah mendapatkan penghargaan dari BNN RI mengenai IBM,” Ucapnya kepada Aktualita.co.id di gedung BNN Kabupaten Bogor.
“Yang mendapatkan penghargaan mengenai IBM di Kabupaten Bogor hanya Kepala Desa Gunungputri, tentu ini menjadi kebanggaan kami juga,” tambah Renny.
“Jadi kalo disinikan tenaga kerja kami sedikit, tapi dengan pegiat yang sudah dibentuk di IBM, dia bisa melaksanakan jangkauan dan bisa melaksanakan pemulihan untuk tingkat-tingkatnya, “ungkapnya.
Sementara Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri mengucapkan selamat HUT Bhayangkara ke-78. “Semoga Polri tetap jaya dan terus tetap melayani warga negara Republik indonesia dengan baik,” ucapnya A Heri sapaan akrabnya.
” Nah kita mengintervensi beberapa lembaga baik MUI maupun BMI beserta lembaga-lembaga desa lainnya, agar terus mengadakan suatu kerjasama yang baik dengan desa bersinar (bersih dari narkoba) sehingga mereka bisa bergerak bersama didalam memberikan suatu penanganan dalam menanggulangi narkotika,” terangnya.
Menurutnya, Untuk menangani program IBM, dirinya sudah membentuk beberapa tim untuk memberikan suatu edukasi kepada masyarakat dalam permasalahan korban narkotika di dalam agen pemulihan.
“Agen pemulihan di desa gunung putri ini sudah melakukan suatu pelatihan-pelatihan terhadap beberapa para korban narkotika, bahkan sampai saat ini sudah ada yang bekerja di perusahaan perusahaan, “pungkasnya.
*Rezza/Ns









