AKTUALITA.CO.ID _ Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Ayi Sahrul Hamzah S.SN, MAP lakukan kegiatan pengawasan di Kp.Palalangon RT.02/RW.03 Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor pada Senin (18/05/26) siang.
Terlihat, puluhan warga yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Cigombong turut meramaikan Program Pengawasan DPRD Provinsi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Ayi sapaan akrabnya dihujani aspirasi masyarakat dari berbagai desa, mulai dari persoalan pertanian, peternakan sampai persoalan sengketa lahan.
Salah satu warga Desa Ciburuy, Cibek (55) memberikan apresiasi atas kedatangan Dewan dari Provinsi Jawa Barat tersebut. Dirinya mengaku bangga, karena ini kali pertama desa yang berada ditengah gunung didatangi oleh anggota dewan.
“Aspirasi yang ingin saya sampaikan adalah terkait keberadaan PT. Tirta Investama atau biasa disebut Pabrik Aqua. Dimana Perusahaan tersebut mengambil material alam berupa air pegunungan namun timbal balik kepada warga sekitar seolah tidak sebanding dengan apa yang diambil dari alam kami,” keluh pria yang juga pernah menjadi Kepala Desa Ciburuy sejak tahun 2013-2019 tersebut.
Selain itu, salah satu Ketua LPM Desa Ciburuy pun turut mengeluhkan terkait sengketa lahan yang ada diwilayahnya dan tak kunjung selesai.
“Ada lahan sekitar 13 hektar dimana lahan itu milik PTPN tapi tidak lagi dibayarkan kewajibannya, yang mau kami tanyakan sebagai warga yang sudah menempati lahan sejak lama bisakah kami untuk memiliki lahan tersebut sebagai penggarap yang diakui oleh pemerintah,”tuturnya.
“Yang pasti, dan harus diketahui oleh anggota dewan yang saat ini hadir ialah, di Cigombong kasus sengketa lahan masih menjadi primadona permasalahan yang tak kunjung ada penyelesaiannya,”paparnya.
Mendapati berbagai keluhan warga tersebut, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut mengatakan akan membawa aspirasi ini kedalam rapat dewan. Ia juga akan berupaya berbincang dengan pemerintahan setempat terkait aspirasi warga Kecamatan Cigombong dan sejauh mana proses penyelesaiannya.
“Permasalahan disini notabene titik persoalan ada di Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, sebagai kepanjangan tangan masyarakat saya akan coba untuk menyampaikan aspirasi yang tadi disampaikan warga,” ujar Kang Ayi.
Dirinya juga berharap, warga yang hadir di kegiatan Pengawasan ini bisa berbuat dan faham tugas dan fungsi pokok dewan seperti apa. Hingga, kata dia, apa yang menjadi kebutuhan warga Cigombong bisa dibantu sesuai dengan bidang yang dinaunginya.
“Disisi saya lihat mayoritas warga adalah petani, saya ingin warga menyampaikan langsung apa yang dibutuhkan untuk ketahanan pangan disini, dimana nantinya hasil dari saya berkunjung kesini ada yang bisa saya bahas saat rapat dewan nanti,” cetusnya.
“Jadi disini saya mengajak warga untuk faham tupoksi dewan itu seperti apa, bukan cuma duduk santai di kursi ruangan tapi kita turun langsung ke lapangan mendengar keluhan dan mencari solusi dari setiap persoalan. Karena wakil rakyat sesungguhnya adalah dia yang dikenal oleh rakyatnya dan dia yang bersedia menyambangi warganya,” tutup Pria berambut ikal tersebut.
Untuk diketahui, Program Pengawasan DPRD Provinsi Jawa Barat adalah rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengontrol dan mengevaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Program ini memastikan agar Peraturan Daerah, Kebijakan Strategis dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berjalan sesuai aturan serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
(Adv)









