Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Mirip Demam Berdarah, Virus Oropouche Mewabah di Brasil

sayyev by sayyev
August 1, 2024
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Mirip Demam Berdarah, Virus Oropouche Mewabah di Brasil
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Virus oropouche telah menyebabkan dua orang di Bahia, Brasil meninggal dunia. Virus ini kini mewabah di negara tersebut. Kedua korban yang masih berusia 30 tahun, meninggal setelah mengalami sakit seperti demam berdarah. Mereka pun dilaporkan tidak memiliki penyakit penyerta, demikian menurut keterangan Kementerian Kesehatan Brasil.

Hingga akhir Juli, Brasil telah mencatat 7.236 kasus demam oropouche di 20 negara bagian, yang sebagian besar terjadi di Amazonas dan Rondonia. Pada 2023, Brasil mencatat sekitar 840 kasus.

Di Kawasan Amerika, wabah penyakit virus oropouche telah terjadi terutama di kawasan Amazon selama 10 tahun terakhir. Virus ini endemik di banyak negara Amerika Selatan, baik di masyarakat pedesaan maupun perkotaan. Wabah dilaporkan secara berkala di Brasil, Bolivia, Kolombia, Ekuador, Guyana Prancis, Panama, Peru, dan Trinidad and Tobago.

Berita lainnya

Pemkab Bogor Akan Masukan Budaya Lokal Kedalam Kurikulum Pembelajaran

Meriahkan Hari Kartini, SDN Nambo 01 Gelar Fashion Show

Kirab Binokasih, Wan Hay Soroti Pentingnya Pendidikan Sejarah dan Budaya Lokal

Dikutip dari RMOL, Kamis (1/8/2024), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan virus oropouche (OROV) merupakan penyebab terjadinya demam oropouche. Oropouche umum terjadi di Amerika Latin dan Karibia. Virus ini pertama kali terdeteksi di Trinidad dan Tobago pada 1955.

Namun, virus ini juga telah terdeteksi di Eropa. Italia melaporkan kasus oropouche yang pertama pada Juni 2024. Itu juga merupakan kasus pertama yang terdeteksi di benua Eropa. Pasien yang didiagnosis di Italia baru-baru ini kembali dari perjalanan ke Karibia.

Penyebaran virus

Penyakit virus oropouche ditularkan melalui gigitan nyamuk dan agas yang terinfeksi. Meskipun penyakit ini telah lama beredar di Amerika Tengah dan Selatan serta Karibia, beberapa negara telah mengalami peningkatan tajam dalam kasus yang didiagnosis tahun ini.

Penyakit ini menyebar ke negara-negara lain yang belum pernah mendeteksi kasus demam oropouche sebelumnya. Pada 11 Juni, WHO melaporkan wabah pertama di Kuba.

“Ini adalah deteksi pertama penyakit ini di Kuba. Oleh karena itu, populasi kemungkinan besar sangat rentan dan ada risiko yang signifikan terhadap kasus tambahan yang terdeteksi,” tulis laporan tersebut, dilansir Indian Express, Rabu (31/7).

Demam oropouche disebabkan oleh virus oropouche, yang ditularkan paling sering melalui gigitan nyamuk Culicoides paraensis. Hingga saat ini, tidak ada bukti penularan penyakit ini dari manusia ke manusia.

Gejala dan pengobatan

Gejala penyakit ini mirip dengan demam berdarah dan biasanya dimulai antara empat hingga delapan hari setelah gigitan. Gejala-gejala yang muncul tiba-tiba, dan biasanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri, menggigil, kekakuan sendi, dan terkadang mual dan muntah.

Sebagian besar pasien sembuh dalam waktu sekitar tujuh hari. Menurut WHO, kasus yang parah jarang terjadi. Tidak ada vaksin khusus atau pengobatan antivirus yang tersedia untuk penyakit ini.

Demam oropouche adalah penyakit yang tidak banyak diketahui, demikian menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Infectious Diseases of Poverty. Akibatnya, potensi epidemi penyakit ini dan area penyebarannya masih belum dieksplorasi.

Meskipun sebagian besar kasus demam oropouche telah dikaitkan dengan kondisi iklim tropis, para penulis mencatat bahwa kurangnya data yang tersedia membuat sulit untuk menarik kesimpulan yang tepat. Sebagai contoh, beberapa wabah telah terjadi di luar kondisi tropis yang biasanya dikaitkan dengan peristiwa penularan.

Meskipun masih banyak yang belum jelas tentang virus dan penyebarannya, penulis juga mencatat bahwa hilangnya vegetasi dan penggundulan hutan tampaknya terkait dengan wabah penyakit.

**yev/rmol

Tags: Virus Oropouche
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

Pemkab Bogor Akan Masukan Budaya Lokal Kedalam Kurikulum Pembelajaran

by Arsyit Syarifudin
April 21, 2026
0
Pemkab Bogor Akan Masukan Budaya Lokal Kedalam Kurikulum Pembelajaran

AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor berencana memasukkan budaya lokal sebagai materi pembelajaran di sekolah mulai tahun ajaran baru. Rencana tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor Yudi Santosa...

Read more

Meriahkan Hari Kartini, SDN Nambo 01 Gelar Fashion Show

by Arsyit Syarifudin
April 21, 2026
0
Meriahkan Hari Kartini, SDN Nambo 01 Gelar Fashion Show

AKTUALITA.CO.ID - Suasana meriah menyelimuti SDN Nambo 01, Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, pada Selasa (21/4/2026), saat seluruh warga sekolah memperingati Hari Kartini. Acara yang berlangsung meriah ini melibatkan...

Read more

Kirab Binokasih, Wan Hay Soroti Pentingnya Pendidikan Sejarah dan Budaya Lokal

by Arsyit Syarifudin
April 21, 2026
0
Kirab Binokasih, Wan Hay Soroti Pentingnya Pendidikan Sejarah dan Budaya Lokal

AKTUALITA.CO.ID - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Golkar H. Wawan Haikal menyatakan dukungan penuh sekaligus mengapresiasi rangkaian kegiatan Kirab Binokasih Sanghyang Pake ke-IV yang diselenggarakan di...

Read more

Tak Masuk Katagori PBI, Mensos “Buang” 11 Juta Peserta

by Arsyit Syarifudin
April 19, 2026
0
Tak Masuk Katagori PBI, Mensos “Buang” 11 Juta Peserta

AKTUALITA.CO.ID _ Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan kebijakan pemutakhiran data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) bukanlah bentuk pengurangan perlindungan negara, melainkan langkah penertiban...

Read more

Siap Kerja dan Wirausaha, UKK di SMKN 14 Bandung jadi Tolak Ukur

by Arsyit Syarifudin
April 19, 2026
0
Siap Kerja dan Wirausaha, UKK di SMKN 14 Bandung jadi Tolak Ukur

AKTUALITA.CO.ID – Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMKN 14 Bandung menjadi penentu penting bagi siswa dalam membuktikan kemampuan yang telah ditempa selama tiga tahun masa pembelajaran, Sabtu (18/4/26)....

Read more
Next Post
Bahrudin Tertimpa Bangunan Musala di Sukamakmur

Bahrudin Tertimpa Bangunan Musala di Sukamakmur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Anggota DPRD Ini Ungkap Pentingnya Kolaborasi Hadapi Tantangan Kompleks di Kota Bekasi

Anggota DPRD Ini Ungkap Pentingnya Kolaborasi Hadapi Tantangan Kompleks di Kota Bekasi

February 14, 2026
Tingkatkan Kepuasan Pelanggan, PLN UP3 Gunung Putri Tuntaskan Layanan Tambah Daya Ratusan Pelanggan Power Hero

Tingkatkan Kepuasan Pelanggan, PLN UP3 Gunung Putri Tuntaskan Layanan Tambah Daya Ratusan Pelanggan Power Hero

November 23, 2025
Hendak Jemput Anak, Pria Ini Ditemukan Tewas Dengan Luka Bacok di Kepala

Hendak Jemput Anak, Pria Ini Ditemukan Tewas Dengan Luka Bacok di Kepala

September 30, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW