AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, menggelar pertemuan bersama para pelaku usaha wisata yang beroperasi di wilayah Sukamakmur. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Sukamakmur tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembentukan Paguyuban Wisata Sukamakmur.
Plt Camat Sukamakmur Gogo Badaruddin mengatakan bahwa pertemuan ini penting sebagai langkah awal memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan dan para pengelola wisata.
“Pertemuan ini merupakan silaturahmi dengan para pengusaha wisata di Sukamakmur, dan hari ini juga sekaligus pembentukan Paguyuban Wisata Sukamakmur. Alhamdulillah, sudah terbentuk susunan inti yang diketuai oleh Bakri Hasan,” ujar Gogo kepada Aktualita.co.id, Minggu (07/12/25).
Ia menegaskan bahwa, menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), pembenahan infrastruktur menjadi prioritas utama, mengingat Sukamakmur merupakan salah satu kawasan wisata yang sedang berkembang pesat.
“Menjelang Nataru, karena Sukamakmur memiliki potensi wisata yang hebat, maka yang harus kita siapkan adalah perbaikan infrastruktur jalan agar wisatawan nyaman berkunjung,” tuturnya.
Sementara itu, Bakri Hasan yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Paguyuban Wisata Sukamakmur, menyampaikan bahwa rapat tersebut dihadiri oleh sekitar 60 pengelola wisata. Ia menyebut pembentukan paguyuban ini bertujuan memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah.
“Paguyuban ini dibentuk untuk memfasilitasi dan menjembatani komunikasi antara pemerintah dengan pengelola wisata, menyampaikan aspirasi, serta mendukung program pemerintah dalam pengembangan pariwisata daerah,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, kata Bakri, para pengelola wisata juga membahas rencana pengamanan (PAM) perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Fokus utama adalah keamanan serta kenyamanan pengunjung wisata yang diprediksi meningkat pada periode libur panjang tersebut.
Menurur Bakri, Beberapa kendala yang menjadi perhatian adalah Perbaikan infrastruktur jalan menuju lokasi wisata, Pengamanan jalur transportasi, Kondisi jalur perbatasan Sukamakmur – Jonggol yang mengalami amblas, Tanjakan Cikoneng di Desa Sukamakmur yang membutuhkan penanganan cepat.
“Untuk itu, perbaikan sementara akan dilakukan melalui kerja sama antara Muspika Kecamatan Sukamakmur, UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Jonggol, serta seluruh pengelola wisata,” ungkapnya.
“Pembentukan Paguyuban Wisata Sukamakmur diharapkan menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat dalam membangun sektor pariwisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun wisatawan,” pungkasnya.
(Retza)









