AKTUALITA.CO.ID – Aksi sigap jajaran Polsek Cileungsi berhasil menyelamatkan nyawa seorang perempuan berusia 26 tahun yang diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri di Flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jumat (16/1/2026) malam.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menjelaskan bahwa insiden ini terungkap berkat laporan seorang pengemudi ojek online (ojol) yang melintas sekitar pukul 22.30 WIB. Pengemudi tersebut curiga melihat seorang perempuan berdiri sendirian di area flyover yang sepi pejalan kaki.
“Berkat kepedulian pengemudi ojol yang melapor, petugas patroli lalu lintas kami langsung bergerak cepat ke lokasi. Anggota mendapati perempuan tersebut di bagian tengah flyover dalam kondisi histeris dan menangis,” ujar Kompol Edison kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (17/1/2026).
Melalui pendekatan persuasif selama 30 menit, petugas akhirnya berhasil membujuk perempuan tersebut untuk turun. Dari hasil pendalaman, terungkap fakta memilukan bahwa korban nekat berjalan kaki sejauh 16 hingga 20 kilometer dari wilayah Setu, Kabupaten Bekasi, menuju Cileungsi karena konflik keluarga.
“Beliau pergi dari rumah sejak pukul 16.00 WIB. Masalahnya kompleks, mulai dari trauma masa kecil hingga konflik rumah tangga dengan suami. Beliau memiliki dua anak kecil berusia 5 tahun dan 1 tahun,” tambah Edison.
Setelah kondisi emosinya stabil di Mapolsek Cileungsi, polisi tidak sekadar memulangkan korban. Petugas mengantarkannya langsung ke rumahnya di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, untuk melakukan mediasi dengan pihak keluarga.
“Kami fasilitasi mediasi dengan suaminya. Dibuatkan surat pernyataan agar keluarga bisa menerima kembali tanpa konflik berulang. Kami juga memberikan bantuan kebutuhan makanan untuk anak-anaknya,” jelasnya.
Kompol Edison mengapresiasi respons cepat masyarakat dalam melaporkan kejadian mencurigakan. Sekitar pukul 01.30 WIB, petugas memastikan korban telah kembali ke pelukan keluarga dalam situasi yang kondusif.
“Alhamdulillah, nyawa yang bersangkutan dapat diselamatkan. Ini adalah hasil kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian,” pungkasnya.
(Pandu)









