AKTUALITA.CO.ID – Ketua Lintas Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Kabupaten Bogor Daulat S. Harahap menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Silaturahmi Natal Bersama yang digelar Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam menjaga dan merawat semangat kebinekaan di Kabupaten Bogor.
Daulat menilai, Kabupaten Bogor memiliki karakteristik masyarakat yang sangat berbeda, baik dari sisi suku, agama, maupun budaya. Kondisi tersebut, merupakan kekuatan besar apabila dikelola dengan baik melalui kebersamaan dan persatuan.
“Kebinekaan itu harus berjalan. Kabupaten Bogor ini tidak bisa dibangun hanya oleh satu suku saja. Harus bersama-sama, menyatukan segala agama dan suku yang ada,” ujar Daulat yang juga merupakan Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor, saat menghadiri Kegiatan Natal Bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor. Sabtu (24/1/2026).
Ia menegaskan, kemajuan daerah hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat saling bersinergi dan menjaga komunikasi yang harmonis.
Karena itu, kata Daulat, kegiatan silaturahmi lintas agama dan suku seperti yang diinisiasi FPK dinilai sangat penting untuk terus diperbanyak.
Lebih lanjut, Daulat berharap sinergi antar elemen masyarakat dapat dilakukan secara berkelanjutan dan lebih intensif ke depan.
“Komunikasi yang baik antar kelompok masyarakat merupakan benteng utama dalam menjaga kondusivitas wilayah serta meminimalisir potensi konflik,” tegasnya.
“Dengan komunikasi yang baik, isu-isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) bisa dicegah sejak dini, sehingga Kabupaten Bogor tetap aman dan harmonis,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Daulat S. Harahap juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya kepada Bupati Bogor, yang telah memfasilitasi ruang pertemuan bagi lintas ormas dan lintas suku.
“Melalui kebersamaan ini, Lintas Ormas Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus mengawal dan menegakkan nilai-nilai toleransi, demi terwujudnya tatanan masyarakat yang rukun, harmonis, dan bersatu dalam keberagaman,” pungkasnya.
(Retza)









