AKTUALITA.CO.ID – Ketenteraman malam takbiran di wilayah Cileungsi Kidul, Kabupaten Bogor, sempat terusik oleh aksi peredaran obat keras ilegal. Unit Reskrim Polsek Cileungsi berhasil mengamankan pasangan suami istri (pasutri) yang diduga kuat sebagai pengedar obat daftar G jenis Tramadol di Kampung Sawah, Sabtu (21/3/2026) dini hari.
Penangkapan ini bermula dari keresahan warga setempat yang mencurigai aktivitas transaksi obat-obatan terlarang di tengah pemukiman padat penduduk. Warga yang sudah lama memantau gerak-gerik pelaku akhirnya berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan penggerebekan.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, mengonfirmasi bahwa saat petugas tiba di lokasi, pasutri tersebut tak berkutik. Polisi bahkan mendapati seorang pembeli yang tertangkap tangan sedang melakukan transaksi di tempat kejadian.
“Warga sudah lama resah karena lokasi penjualannya berada di lingkungan padat. Saat penggerebekan, kami mengamankan kedua pelaku beserta seorang pembeli yang tengah bertransaksi,” ujar Kompol Edison kepada Aktualita.co.id, Minggu (22/3/2026).
Dari tangan pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti krusial, di antaranya sisa stok obat Tramadol siap edar, satu unit telepon genggam yang digunakan untuk berkomunikasi dengan pelanggan, serta satu unit sepeda motor sebagai sarana operasional.
Kompol Edison memberikan apresiasi tinggi kepada warga Cileungsi Kidul yang berani bersikap tegas terhadap peredaran obat terlarang di lingkungannya. Menurutnya, peran aktif masyarakat adalah kunci utama dalam memutus rantai peredaran narkoba dan obat keras di wilayah hukum Cileungsi.
“Kami berterima kasih atas kerja sama warga. Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah kami limpahkan ke Satuan Narkoba Polres Bogor untuk penyelidikan lebih mendalam dan proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.
Pihak kepolisian mengimbau orang tua untuk lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anak mereka, mengingat obat jenis Tramadol sering disalahgunakan oleh kalangan remaja dan berpotensi memicu tindakan kriminalitas lainnya.
(Pan/Red)









