AKTUALITA.CO.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat melakukan langkah klarifikasi terhadap mosi tidak percaya yang diajukan puluhan cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Bogor, Selasa (14/4/2026).
Wakil Ketua I KONI Jabar, Andrian Tejakusuma, menyampaikan bahwa proses verifikasi dilakukan secara menyeluruh guna memastikan keabsahan dokumen yang diajukan. Klarifikasi mencakup pengecekan surat pernyataan, keabsahan tanda tangan ketua umum, hingga legalitas organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Ia menegaskan bahwa langkah ini penting untuk memastikan bahwa mosi tidak percaya benar-benar berasal dari masing-masing cabor yang bersangkutan, bukan pihak lain.
“Hari ini kami lakukan klarifikasi ulang, mulai dari memastikan suratnya valid, ditandatangani oleh ketua umum, hingga memastikan legalitas cabor tersebut,” jelas Andrian.
Dari hasil verifikasi sementara, KONI Jabar mencatat adanya perkembangan signifikan. Dari 17 cabor yang sebelumnya dinyatakan tidak sah oleh KONI Kabupaten Bogor, sebanyak 15 cabor kini telah memenuhi syarat dan dinyatakan sah. Sementara itu, dua cabor lainnya masih dalam proses klarifikasi lebih lanjut.
Kedua cabor tersebut adalah Persatuan Golf Indonesia (PGI) dan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), yang saat ini masih diminta melengkapi dokumen pendukung guna memastikan keabsahan administrasi mereka.
Andrian menambahkan, apabila kedua cabor tersebut telah melengkapi persyaratan yang diminta, maka seluruh cabor yang sebelumnya dipermasalahkan dapat dinyatakan sah secara keseluruhan.
Selain itu, KONI Jabar juga membuka opsi terkait penanganan dinamika organisasi di tingkat kabupaten. Salah satu yang dibahas adalah kemungkinan pembentukan kepengurusan sementara.
Menurutnya, mekanisme yang digunakan akan bergantung pada dasar yang melatarbelakangi kondisi tersebut. Jika didasari oleh mosi tidak percaya, maka skema yang digunakan adalah caretaker. Sementara itu, jika terjadi pengunduran diri, maka akan ditempuh melalui penunjukan pelaksana tugas (PLT).
“Namun apabila dukungan mencapai dua pertiga dari total anggota, maka mekanisme caretaker tetap bisa digunakan,” tutupnya.
(Deni Supriadi)
AKTUALITA.CO.ID – Di tengah arus modernisasi yang kian deras, Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kabupaten Bogor memilih jalan berbeda, kembali menapak jejak leluhur. Melalui prosesi ngistrenan pupuhu dalam...
Read more









