AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penataan Bangunan Kelas A Wilayah II Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR), melakukan langkah konkret untuk mengatasi kemacetan di jalur Pasir Muncang hingga Simpang Taman Safari.
Upaya tersebut diawali dengan pendataan di tujuh titik simpang yang selama ini menjadi sumber kepadatan lalu lintas.
Kepala UPTD Penataan Bangunan Kelas A Wilayah II Agung Tarmedi mengungkapkan, proses pendataan telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.
Dari hasil yang diperoleh, sebagian data telah diserahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
”Atas arahan Bupati Bogor, kami menjalankan tugas sesuai tupoksi, yakni melakukan pendataan, inventarisasi, serta memberikan teguran awal. Untuk penindakan dan penataan lanjutan menjadi kewenangan dinas teknis dan Satpol PP,” ujar Agung dalam keterangannya, Sabtu (25/04/26).
Bukan cuma itu, pihaknya juga melakukan inventarisasi terhadap bangunan di sepanjang ruas jalan, terutama yang melanggar garis sempadan jalan.
”Bangunan-bangunan tersebut telah diberikan teguran secara bertahap sebelum akhirnya dilimpahkan kepada instansi berwenang untuk proses lebih lanjut,” tuturnya.
Menurutnya, penataan kawasan ini menjadi krusial mengingat Simpang Pasir Muncang merupakan salah satu titik kemacetan yang sudah berlangsung lama dan sulit diurai.
”Optimalisasi fungsi jalan menjadi fokus utama, termasuk mendorong rencana pelebaran jalan agar arus lalu lintas lebih lancar,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pelebaran jalan dinilai sebagai salah satu solusi untuk mengurangi hambatan kendaraan, khususnya di titik keluar masuk simpang yang selama ini sering terjadi kemacetan.
Ke depan, kata Agung, Pemkab Bogor berkomitmen melakukan penataan kawasan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai perangkat daerah.
”Langkah ini diharapkan mampu menciptakan tata ruang yang lebih tertib serta memastikan tidak ada lagi bangunan tanpa izin maupun aktivitas yang mengganggu kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut,” pungkasnya.
(Retza)
AKTUALITA.CO.ID - Utusan Presiden RI Bidang Ketahanan Pangan H. Muhammad Mardiono menegaskan, kondisi ketahanan pangan Indonesia saat ini masih tergolong baik meski dunia tengah menghadapi berbagai tekanan krisis...
Read more









