AKTUALITA.CO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya dr. Icha, dokter yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Sabtu (27/6/2026)
Menanggapi informasi yang beredar mengenai dugaan intimidasi yang dialami almarhumah sebelum meninggal dunia, Kemenkes memastikan akan melakukan investigasi secara menyeluruh bersama pihak-pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap fakta secara objektif, transparan, dan akuntabel.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menegaskan, negara memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan kepada seluruh tenaga kesehatan yang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
”Kami sangat prihatin atas peristiwa ini. Setiap tenaga kesehatan berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan penghormatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Tidak boleh ada intimidasi, tekanan, ataupun tindakan yang merendahkan martabat tenaga kesehatan,” ujar Aji di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, Kemenkes mengecam segala bentuk intimidasi, perundungan, maupun penyalahgunaan kewenangan terhadap tenaga kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia.
Aji menegaskan, tindakan tersebut tidak hanya melanggar nilai-nilai kemanusiaan, tetapi juga berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan serta memberikan dampak serius terhadap kondisi psikologis tenaga medis.
”Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan, Kemenkes akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, aparat penegak hukum, serta pihak rumah sakit untuk memastikan adanya perlindungan hukum dan dukungan psikososial bagi tenaga kesehatan,” terangnya.
”Saat ini, Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan tengah menangani kasus tersebut sebagai bagian dari proses investigasi yang sedang berlangsung,” ungkapnya.
Kementerian Kesehatan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menghormati proses penyelidikan dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi maupun disinformasi.
”Kemenkes menyampaikan penghormatan atas dedikasi almarhumah selama mengabdi sebagai tenaga medis. Pengabdian dr. Icha dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dinilai sebagai teladan yang akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi dunia kesehatan Indonesia,” tandasnya.
(Retza)
AKTUALITA.CO.ID – BNN Kabupaten Bogor menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Ruang Serbaguna I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Jumat (26/6/2026)....
Read more









