AKTUALITA.CO.ID – Ratusan warga berbondong-bondong menyambangi Kantor Desa Sirnasari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Senin (13/7/26).
Sambil membawa atribut demonstrasi seperti spanduk dan mobil pik up lengkap dengan sound sistemnya, warga meminta kades mengundurkan diri karena sudah tidak mampu lagi menjalankan tugasnya, serta meminta jajaran desa di ganti karena ada dugaan penyimpangan anggaran.
Koordinator aksi, Dede Irvan Maulana mengatakan, selama satu tahun terakhir kepala desa tidak dapat melaksanakan tugasnya dikarenakan sakit stroke.
Bukan hanya itu saja, kata dia, hasil investigasi terdapat beberapa penyimpangan. Mulai dari pembangunan infrastruktur yang dikurangi volumenya dan ketahanan pangan yang tidak jelas wujudnya dimana.
“Tapi alhamdulilahnya, hasil kerja keras warga bersama ini mendapatkan imbalan kepala desa Mumin Sonjaya akhirnya mengundurkan diri per tanggal 11 Juni 2026 kemarin,” ungkap pria yang akrab disapa Kang Dim tersebut.
Sementara, Pelaksana Harian (PLH) Kepala Desa Sirnasari, Aep Kusnadi mengaku mengapresiasi warga yang menyuarakan aksinya.
Menurutnya, apa yang disampaikan warga tidak semuanya benar, dan terkait untuk keinginan warga yang meminta dirinya mengundurkan diri. Ia mengaku sama sekali tidak keberatan.
” Tanpa diminta, jika kades sudah mengundurkan diri secara otomatis PLH itu akan hilang dengan sendirinya jadi warga tidak usah khawatir,” cetusnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, terkait dugaan-dugaan yang disampaikan warga tadi akan kami kroscek lebih dalam.
“Kita kroscek lebih dalam, saya ikut prosedur” singkatnya.
(Red)









