AKTUALITA.CO.ID – Zulhaji Jompa mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor periode 2026–2031 di Kantor Kadin Kabupaten Bogor. Selasa (11/8/2026).
Zulhaji menyampaikan bahwa langkahnya maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Kadin Kabupaten Bogor mendapat dukungan dari sejumlah asosiasi pengusaha yang tergabung dalam Kadin Kabupaten Bogor.
Ia menyebut, hingga saat ini terdapat 28 asosiasi yang telah menyatakan dukungan terhadap dirinya untuk maju sebagai bakal calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor.
“Awalnya asosiasi perusahaan, sampai saat ini ada 28 asosiasi yang mendukung saya untuk maju menjadi Ketua Kadin. Alhamdulillah, pada hari ini komunitas pengusaha di Kabupaten Bogor luar biasa banyaknya. Masih ada beberapa komunitas yang menghubungi kami dan ingin bergabung,” ujar Zulhaji.
Menurutnya, keputusan untuk maju sebagai calon Ketua Kadin tidak terlepas dari pengalaman panjangnya sebagai pengusaha yang telah menjalankan usaha di Kabupaten Bogor selama lebih dari dua dekade.
“Saya seorang pengusaha yang sudah lama berkecimpung di Bogor. Saya berbisnis dan tinggal di sini sejak 23 tahun yang lalu,” katanya.
Zulhaji mengungkapkan, dirinya telah menjadi anggota Kadin dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin sejak tahun 2000. Saat itu, keanggotaannya berawal dari kebutuhan administratif dalam menjalankan bisnis, khususnya ketika dirinya bergerak di bidang perumahan.
“Waktu itu saya di bidang perumahan. Ketika mengajukan proses-proses pembiayaan, biasanya diminta Kartu Kadin. Nah, itulah yang menjadi latar belakang kenapa saya masuk Kadin,” jelasnya.
Seiring waktu, kata Zulhaji, keterlibatannya di Kadin semakin berkembang. Ia kemudian dipercaya menjadi salah satu pengurus dan terus mengikuti dinamika organisasi tersebut hingga saat ini.
Dalam perjalanannya, Zulhaji menilai Kadin bukan sekadar organisasi pengusaha, tetapi merupakan rumah besar yang dapat menjadi wadah bagi seluruh pelaku usaha di Kabupaten Bogor.
“Saya menganggap Kadin ini adalah rumah besar bagi kita semua pengusaha,” tuturnya.
Ia menilai potensi komunitas pengusaha di Kabupaten Bogor sangat besar dan tidak hanya berasal dari sektor konstruksi. Berbagai sektor usaha, menurutnya, memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Ia menjelaskan, Pengalaman memimpin Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) juga menjadi salah satu bekal Zulhaji dalam memahami keberagaman komunitas usaha.
Ke depan, lanjut Zulhaji, dirinya membawa visi agar Kadin Kabupaten Bogor dapat menjadi wadah yang semakin kuat bagi seluruh perusahaan, dan komunitas pengusaha untuk berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.
“Visi misi kita adalah bagaimana kemudian seluruh perusahaan, seluruh komunitas pengusaha ini berkarya, berbuat yang terbaik dalam rangka ikut serta meningkatkan ekonomi Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Menurutnya, dunia usaha merupakan salah satu pilar penting dalam menopang perekonomian sebuah wilayah. Karena itu, ia berharap Kadin dapat memainkan peran strategis dalam memperkuat kolaborasi antarpelaku usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor.
“Pilar sebuah wilayah itu adalah ekonomi, pengusaha. Jadi saya berharap dengan perahu besar Kadin, Kadin adalah sebuah lembaga yang mewadahi seluruh pengusaha,” pungkasnya. (Retza)









