Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Sosok dan Politik

7 Tahun Mandek, Fathoni Desak Pemkab Bogor Jalankan Perda Diniyah Takmiliyah

Arsyit Syarifudin by Arsyit Syarifudin
August 14, 2026
in Sosok dan Politik
0
7 Tahun Mandek, Fathoni Desak Pemkab Bogor Jalankan Perda Diniyah Takmiliyah

Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS H. Achmad Fathoni. Foto: Retza

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS H. Achmad Fathoni mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera menjalankan Peraturan Daerah (Perda) tentang Diniyah Takmiliyah yang telah ditetapkan sejak 2019.

Menurut Fathoni, hingga kini implementasi perda tersebut dinilai belum terlihat secara nyata di lapangan. Padahal, perda tersebut merupakan hasil perubahan dari regulasi sebelumnya yang telah ditetapkan pada 2010.

“Diniyah Takmiliyah itu perdanya ditetapkan 2019, hasil revisi dari tahun 2010. Sampai sekarang kan sudah 7 tahun,” ujar Fathoni kepada Aktualita.co.id, Jumat (14/8/2026).

Berita lainnya

Unggul di Konferprov, Tantan Sulthon Sah Terpilih Jadi Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031

‎Fraksi PKB Minta APBD Perubahan 2026 Fokus pada Kebutuhan Rakyat‎

Perjuangkan Aspirasi Warga RW 003, Baim Maju Sebagai Calon Anggota BPD Mekarsari Cileungsi

Ia mempertanyakan sejauh mana pelaksanaan perda tersebut, terutama dalam upaya meningkatkan kemampuan keagamaan anak-anak di Kabupaten Bogor.

“Pertanyaan saya simpel, pelaksanaan perda ini mana? Karena dampak dari tidak terlaksananya perda ini salah satunya adalah anak-anak lulusan SD banyak yang tidak bisa baca Al-Qur’an, banyak yang tidak bisa salat dengan baik,” katanya.

Fathoni menilai, jika program Diniyah Takmiliyah dapat dilaksanakan secara optimal, persoalan tersebut setidaknya dapat ditekan.

“Kalau ini dilaksanakan, insyaallah itu akan ikut teratasi, paling enggak tidak sebanyak yang sekarang terjadi,” tuturnya.

Ia mengatakan, persoalan tersebut juga banyak disampaikan masyarakat dan para pengelola lembaga pendidikan keagamaan nonformal saat dirinya melakukan kegiatan reses. Menurutnya, sejumlah lembaga seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta lembaga pengajaran Al-Qur’an lainnya telah membentuk Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT).

Dari hasil pertemuan dengan para pengelola tersebut, kata Fathoni, terdapat sejumlah persoalan yang menjadi keluhan utama. “Pertama, tidak ada penekanan atau anjuran, apalagi sampai diwajibkan anak-anak sekolah untuk ikut Diniyah Takmiliyah. Sehingga ya sukarela saja,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini keikutsertaan anak dalam pendidikan Diniyah Takmiliyah sangat bergantung pada kesadaran orang tua dan anak.

“Kalau orang tuanya sadar, anaknya sadar, ikut Diniyah. Kalau enggak, ya enggak,” ujarnya.
Padahal, Fathoni menyebut, peran pemerintah daerah dalam mendorong masyarakat mengikuti Diniyah Takmiliyah telah menjadi salah satu poin yang diatur dalam perda.

Selain mendorong partisipasi siswa, Fathoni juga meminta Pemkab Bogor memberikan fasilitas dan dukungan terhadap keberadaan Diniyah Takmiliyah.

Fasilitasi tersebut dapat berupa dukungan operasional, insentif bagi guru ngaji, maupun penyediaan sarana dan prasarana. Ia juga mengusulkan agar sekolah-sekolah negeri dapat ikut memberikan ruang bagi kegiatan Diniyah Takmiliyah yang umumnya dilaksanakan pada sore hari.

“Anaknya diwajibkan, sekolahnya memfasilitasi, pinjam ruangan. Atau mungkin guru-guru yang bisa baca Al-Qur’an bisa juga diikutkan jadi pengajar,” katanya.

“Langkah-langkah itu sama sekali belum ada. Dari tujuh tahun, berdasarkan keterangan kemarin dinas yang kita hadirkan belum dilakukan,” ungkapnya.

Fathoni bahkan mengusulkan agar hasil pendidikan Diniyah Takmiliyah dapat menjadi bagian dari dokumen pendukung kelulusan siswa.

“Kalau Diniyah Takmiliyah dijalankan, anak-anak diwajibkan ikut. Nanti mungkin hasil dari Diniyah Takmiliyah ini menjadi salah satu lampiran dari ijazahnya,” katanya.

Ia menyadari apabila menjadikan pendidikan Diniyah Takmiliyah sebagai syarat kelulusan berpotensi berbenturan dengan ketentuan peraturan yang lebih tinggi. Namun, menurutnya, hasil pendidikan tersebut tetap dapat dicantumkan sebagai bagian dari keterangan atau lampiran capaian siswa.

“Kalaupun syarat kelulusan mungkin menyalahi undang-undang, tapi kalau ikut dilampirkan bahwa anak ini lulus dengan nilai Diniyah Takmiliyah sekian, kan bisa saja,” ujarnya.

Bukan cuma itu, Fathoni menegaskan, keberadaan perda bukan sekadar aturan tertulis, tetapi memiliki sifat mengikat dan wajib dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

“Makanya kita minta tolong dong perda ini dijalankan. Kan di perubahan 2019 itu intinya adalah penekanan pada bagaimana Pemda berperan untuk membantu terselenggaranya Diniyah Takmiliyah,” tegasnya.

“Perda dibuat adalah untuk mengikat bupati bersama dinas jajarannya menjalankan. Kalau cuma perbup kan bupati bisa mengubah setiap saat, tapi kalau perda kan enggak. Perda mengikat,” kata Fathoni.

Menurutnya, kewajiban menjalankan perda merupakan bagian dari tugas pemerintah daerah, termasuk kepala daerah dan jajaran perangkatnya.

“Bupati dan jajaran berkewajiban melaksanakan perda yang berlaku di situ,” pungkasnya.
(Retza)

Tags: Achmad FathoniDPRD Kabupaten BogorFraksi PKSPemkab BogorPendidikan Keagamaanperda diniyah takmiliyah
Share30Tweet19Send
Arsyit Syarifudin

Arsyit Syarifudin

Rekomendasi Untuk Anda

Unggul di Konferprov, Tantan Sulthon Sah Terpilih Jadi Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031

by Arsyit Syarifudin
August 13, 2026
0
Unggul di Konferprov, Tantan Sulthon Sah Terpilih Jadi Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031

AKTUALITA.CO.ID - Tantan Sulthon Bukhawan memperoleh 444 suara, mengungguli pesaingnya, Hardiansyah, yang meraih 247 suara. Dengan perolehan ini Tantan Sulthon sah terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)...

Read more

‎Fraksi PKB Minta APBD Perubahan 2026 Fokus pada Kebutuhan Rakyat‎

by Arsyit Syarifudin
August 12, 2026
0
‎Fraksi PKB Minta APBD Perubahan 2026 Fokus pada Kebutuhan Rakyat‎

AKTUALITA.CO.ID — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Bogor meminta perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 tidak berhenti pada...

Read more

Perjuangkan Aspirasi Warga RW 003, Baim Maju Sebagai Calon Anggota BPD Mekarsari Cileungsi

by Arsyit Syarifudin
August 12, 2026
0
Perjuangkan Aspirasi Warga RW 003, Baim Maju Sebagai Calon Anggota BPD Mekarsari Cileungsi

AKTUALITA.CO.ID — Muhammad Ibrahim, yang akrab disapa Baim, menyatakan kesiapannya untuk mencalonkan diri sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, untuk periode masa...

Read more

Warga Pasir Mukti Kesulitan Air Bersih, Ipeck Turun Tangan Salurkan 3 Mobil Tangki

by Arsyit Syarifudin
August 11, 2026
0
Warga Pasir Mukti Kesulitan Air Bersih, Ipeck Turun Tangan Salurkan 3 Mobil Tangki

AKTUALITA.CO.ID — Musim kemarau mulai memicu kekeringan dan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Desa Pasir Mukti, Kecamatan Citeureup, Kabupaten...

Read more

Bawa Restu 28 Asosiasi, Zulhaji Jompa Resmi Nyalon Ketua Kadin Kabupaten Bogor

by Arsyit Syarifudin
August 11, 2026
0
Bawa Restu 28 Asosiasi, Zulhaji Jompa Resmi Nyalon Ketua Kadin Kabupaten Bogor

AKTUALITA.CO.ID – Zulhaji Jompa mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor periode 2026–2031 di Kantor Kadin Kabupaten Bogor. Selasa (11/8/2026). Zulhaji menyampaikan...

Read more
Next Post
DPRD Minta SPPG Perketat Pengawasan Kualitas MBG, Usai Keracunan di SDN 01 Ciherang

DPRD Minta SPPG Perketat Pengawasan Kualitas MBG, Usai Keracunan di SDN 01 Ciherang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Tips Bijak Gunakan Listrik Saat Terjadi Bencana Ala PLN Gunung Putri

Tips Bijak Gunakan Listrik Saat Terjadi Bencana Ala PLN Gunung Putri

April 28, 2024
PLN Gunung Putri Raih Penghargaan dari Bapenda Kabupaten Bekasi atas Kontribusi Pendapatan Daerah Tahun 2025

PLN Gunung Putri Raih Penghargaan dari Bapenda Kabupaten Bekasi atas Kontribusi Pendapatan Daerah Tahun 2025

January 9, 2026
Peringati HKN ke-59, Iwan Setiawan Ingin Meningkatkan Transformasi Kesehatan Hingga ke Pelosok

Peringati HKN ke-59, Iwan Setiawan Ingin Meningkatkan Transformasi Kesehatan Hingga ke Pelosok

November 22, 2023

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW