AKTUALITA.CO.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Sastra Winara meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memperketat pengawasan terhadap kualitas makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu disampaikan Sastra menyusul dugaan keracunan yang dialami sejumlah penerima manfaat MBG di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.
“Nah, tadi yang disampaikan oleh Pak Bupati, untuk memastikan tidak ada kejadian-kejadian yang tidak diinginkan seperti yang ada di Dramaga,” kata Sastra, Jumat (14/8/2026).
Ia menegaskan, kualitas makanan yang disajikan oleh setiap SPPG harus menjadi perhatian utama. Selain itu, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten juga dinilai penting untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.
Sastra berharap seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MBG dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, sehingga tujuan program tersebut untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dapat tercapai.
“Kita ingin memastikan program-program baik dan bagus harus terlaksana dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Sastra menyampaikan bahwa SPPG yang sebelumnya memasok makanan MBG untuk siswa SDN 01 Ciherang hingga saat ini masih menghentikan operasionalnya.
Menurutnya, Penutupan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya perbaikan dan evaluasi menyusul dugaan kejadian keracunan yang dialami sejumlah siswa.
Namun, Sastra menjelaskan bahwa keputusan mengenai kapan SPPG tersebut dapat kembali beroperasi merupakan kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN) di tingkat pusat.
“Karena ini kewenangan BGN pusat, masih ditutup dan diminta untuk perbaikan-perbaikan,” pungkasnya. (Retza)








