Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Sindrom Kelelahan Kronis Dialami Sebagian Penduduk Dunia

sayyev by sayyev
December 16, 2023
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Sindrom Kelelahan Kronis Dialami Sebagian Penduduk Dunia

ilustrasi kelelahan kronis

75
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Sekitar 0,4-2,5 persen orang di dunia mengalami sindrom kelelahan kronis. Artinya, ada sekitar 32-200 juta dari delapan miliar penduduk bumi yang bergelut dengan kondisi ini. Hal ini diungkap studi dalam BMJ Open dan Laporan terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Studi ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah penderita sindrom kelelahan kronis yang signifikan di Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, para ilmuwan memprediksi bahwa ada sekitar 836.000-2.500.000 warga AS yang hidup dengan sindrom kelelahan kronis. Namun menurut laporan CDC terbaru, ada sekitar 3,3 juta warga AS yang mengidap sindrom kelelahan kronis pada 2021-2022.

“Ini pertama kalinya kita memiliki laporan nasional. Kita tahu, para pasien (sindrom kelelahan kronis) jarang terdiagnosis,” Elizabeth Unger MD PhD dari CDC, seperti dilansir VeryWell dikutip dari RMOL, Sabtu (16/12/2023).

Berita lainnya

‎Dispora Gelar Edukasi Airsoft Bagi Pelajar SMANBO

RSUD Jatisampurna dan PMI Kota Bekasi Gelar Donor Darah 34 Kantong Terkumpul

Heboh! Dugaan Perselingkuhan Oknum Guru PAUD di Jonggol

Sindrom kelelahan kronis atau chronic fatigue syndrome (CFS) dikenal juga dengan istilah Myalgic Encephalomyelitis (ME). Oleh karena itu, kondisi sindrom kelelahan kronis sering kali disebut sebagai ME/CFS.

Penderita ME/CFS bisa merasa seperti kurang tidur meski sudah tidur semalaman. Penderita ME/CFS juga bisa merasakan kelelahan hebat yang membuat mereka kesulitan untuk melakukan hal-hal yang sederhana. Untuk sekedar mandi misalnya, penderita ME/CFS harus mengompensasi rasa lelah yang mereka rasakan dengan tidur siang.

Selain merasakan kelelahan yang sangat melemahkan diri, ME/CFS juga dapat memunculkan sejumlah keluhan lain. Sebagian di antaranya adalah sakit kepala dan merasa pusing atau seperti akan pingsan bila berdiri.

Gejala lain yang juga sering dirasakan penderita ME/CFS adalah kesulitan berpikir dan berkonsentrasi atau brain fog. Tak jarang, penderita ME/CFS akan merasakan nyeri otot dan/atau nyeri sendi.

Di sisi lain, banyak orang yang masih tidak memahami bahwa penderita ME/CFS dapat merasa kelelahan meski sudah cukup tidur. Kondisi ini mengakibatkan penderita ME/CFS sering kali merasa sendirian dan terisolasi.

Beragam gejala ini dapat membuat aktivitas penderita ME/CFS menjadi sangat terhambat. Mereka mungkin akan kesulitan untuk pergi berbelanja, bekerja, atau bahkan mengurus diri sendiri dan juga anak.

“Gangguan-gangguan ini mempengaruhi dan menyebabkan keterbatasan dalam keseharian mereka selama lebih dari enam bulan,” jelas //associate professor// dari Johns Hopkins, Alba Azola MD.

Kondisi ME/CFS pada dasarnya bisa mengenai siapa saja. Namun, ada beberapa kelompok yang dinilai lebih rentan untuk terkena ME/CFS. Berikut ini adalah kelompok yang lebih berisiko terkena ME/CFS menurut CDC:

Wanita
Usia, dengan persentase kasus ME/CFS paling tinggi pada rentang usia 60-69 tahun dan kedua tertinggi pada rentang usia 50-59 tahun
Orang berkulit putih dan orang berkulit hitam non hispanik
Individu yang tinggal di area terpencil

Hingga saat ini, penyebab pasti dari ME/CFS belum diketahui. Namun menurut National Health Service (NHS), ada beberapa faktor yang mungkin berperan dalam kemunculan ME/CFS. Salah satu di antara faktor tersebut adalah infeksi virus.

Oleh karena itu, kemunculan gejala yang mirip seperti ME/CFS pada pasien long Covid tidak mengejutkan. Seperti diketahui, Covid-19 disebabkan oleh infeksi virus yaitu SARS-CoV-2.

Menurut profesor dari Johns Hopkins University School of Medicine, Peter Rowe MD, kasus ME/CFS umumnya muncul pada  sebagian pasien setelah mereka terkena Covid-19. Kabar baiknya, keluhan ME/CFS yang muncul setelah Covid-19 bisa membaik dengan pengobatan.

Secara umum, terapi pengobatan untuk ME/CFS cukup sulit. Alasannya, belum ada obat yang dikembangkan secara khusus untuk mengatasi ME/CFS.

Meski begitu, ada sejumlah opsi terapi yang bisa membantu meringankan keluhan ME/CFS. Dengan terapi-terapi ini, penderita ME/CFS bisa menjalani aktivitas seperti biasa tanpa terhambat oleh rasa lelah.

“Terutama terapi yang menarget intoleransi ortostatik pasien dan terapi yang memperbaiki kemampuan mereka dalam menoleransi posisi berdiri,” terang Azola.

Untuk keluhan nyeri otot dan sendi, dokter bisa merekomendasikan penderita ME/CFS untuk menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas. Beberapa contoh obat tersebut adalah asetaminofen, aspirin, dan ibuprofen. Peregangan ringan, terapi air, dan akupuntur juga dapat membantu meredakan keluhan nyeri pada otot dan sendi.

Bila kondisi ME/CFS sudah mempengaruhi kesehatan mental, dokter juga dapat meresepkan obat-obatan lain. Sebagai contoh, obat antidepresan untuk penderita ME/CFS yang mengalami depresi atau obat antikecemasan untuk penderita ME/CFS yang mengalami gangguan kecemasan.

“Kami benar-benar berpikir bahwa (ME/CFS) ini merupakan penyakit yang terabaikan. Orang-orang perlu lebih memahami kondisi ini,” ujar Unger.

** yev/rmol

Tags: Sindrom Kelelahan Kronis
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

‎Dispora Gelar Edukasi Airsoft Bagi Pelajar SMANBO

by Arsyit Syarifudin
July 29, 2026
0
‎Dispora Gelar Edukasi Airsoft Bagi Pelajar SMANBO

AKTUALITA.CO.ID – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor memfasilitasi kegiatan edukasi airsoft di SMA Negeri Bojonggede (SMANBO), Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari...

Read more

RSUD Jatisampurna dan PMI Kota Bekasi Gelar Donor Darah 34 Kantong Terkumpul

by Arsyit Syarifudin
July 28, 2026
0
RSUD Jatisampurna dan PMI Kota Bekasi Gelar Donor Darah 34 Kantong Terkumpul

AKTUALITA.CO.ID – RSUD Jatisampurna bersama Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Bekasi sukses menggelar kegiatan donor darah, Selasa (28/7/2026) di Gedung C Lantai 3 RSUD Jatisampurna. Kegiatan ini...

Read more

Heboh! Dugaan Perselingkuhan Oknum Guru PAUD di Jonggol

by Arsyit Syarifudin
July 27, 2026
0
Heboh! Dugaan Perselingkuhan Oknum Guru PAUD di Jonggol

AKTUALITA.CO.ID — Dugaan hubungan terlarang yang melibatkan seorang oknum guru sekaligus pemilik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Bayyinah berinisial HS di Desa Balekambang, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, mengemuka...

Read more

Hj. Nunur Nurhasdian Gelar Workshop Psikologi dan Koding Gratis bagi Guru RA se-Bogor Timur

by Arsyit Syarifudin
July 25, 2026
0
Hj. Nunur Nurhasdian Gelar Workshop Psikologi dan Koding Gratis bagi Guru RA se-Bogor Timur

AKTUALITA.CO.ID – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) II, Hj. Nunur Nurhasdian, menggelar workshop psikologi dan koding bagi para...

Read more

Dana Pemeliharaan Sarpras SMPN 1 Klapanunggal Ratusan Juta Tapi Masih Minta ke Dewan? Ini Kata Kepsek

by Arsyit Syarifudin
July 24, 2026
0
Dana Pemeliharaan Sarpras SMPN 1 Klapanunggal Ratusan Juta Tapi Masih Minta ke Dewan? Ini Kata Kepsek

AKTUALITA.CO.ID – Sorotan publik terkait penggunaan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), termasuk alokasi pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, turut menjadi perhatian di SMP Negeri 1 Klapanunggal, Kecamatan...

Read more
Next Post
Pengungsi Rohingya Bakal Dibahas di KTT ASEAN

Pengungsi Rohingya Bakal Dibahas di KTT ASEAN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Jembatan Putus Di Cisarua, Rudy: Kita Akan Buat Jembatan Sementara

Jembatan Putus Di Cisarua, Rudy: Kita Akan Buat Jembatan Sementara

March 3, 2025
Istimewa!!! 2 Atlet Woodball Putri Kabupaten Bogor Sabet Juara 1 di Pamulang Woodball Tournament

Istimewa!!! 2 Atlet Woodball Putri Kabupaten Bogor Sabet Juara 1 di Pamulang Woodball Tournament

November 16, 2025
Antarkan Sertifikat PTSL, Menteri AHY “door to door” ke Rumah Warga di Wonorejo

Antarkan Sertifikat PTSL, Menteri AHY “door to door” ke Rumah Warga di Wonorejo

July 15, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW