Oleh Yusfitriadi, Pemerhati Politik dan Kebijakan Publik
AKTUALITA.CO.ID __ Kurang dari 3 bulan tahapan pendaftaran pasangan calon peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, bakal calon sudah mulai bermunculan. Baik memunculkan diri, diusung oleh partai politik, maupun yang mengikuti penjaringan di beberapa partai politik. Diantara partai-partai yang menyelenggarakan penjaring bakal calon di Kabupaten Bogor adalah, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, PKB, PPP dan Partai Nasdem.
Dari semua partai yang menyelenggarakan penjaringan, figur yang mengikuti relatif itu-itu saja. Dari hasil pengamatan, minimal 9 orang yang mengikuti penjaringan, yaitu : Ade Ruhandi (Jaro Ade), Ade Wardana, Elly Yasin, Fuad Kasyafurrohman, Iwan Setiawan, Rike Iskandar, Sulhaji Jompa, Saefudin Mukhtar dan Brigjen TNI Untung Purwadi. Ada juga yang diusung oleh para relawannya yaitu Rudi Susmanto yang saat ini menjabat ketua DPRD Kabupaten Bogor.
Namun yang sudah memastikan daftar di KPU Kabupaten Bogor adalah pasangan Ir. Gunawan Hasan dan Rudi Heryanto. Karena pasangan tersebut mendaftar melalui jalur perseorangan. Walaupun berpotensi masih akan bermunculan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor, namun sampai saat ini baru 11 orang yang menyatakan dirinya akan maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor. Walaupun tentu saja, kepastian maju atau tidaknya akan sangat tergantung rekomendasi dari Partai Politik ditingkat pusat.
Sampai saat ini rekomendasi tersebut belum ada perkembangan baru, yakni hanya Ade Ruhandi (Jaro Ade) yang sudah memastikan diri mendapatkan penugasan dari DPP Partai Golkar dan DPD Partai Golkar baik Jawa Barat maupun Kabupaten Bogor. Namun dari figur-figur di atas, masyarakat tidak mendapatkan informasi yang utuh terkait “isi kepala” mereka.
Baik yang melatarbelakangi pencalonan, pemetaan masalah dan solusi Kabupaten Bogor, terobosan baru, maupun komitmen terhadap tatakelola pemerintah Kabupaten Bogor yang bersih dan baik.
Sampai saat ini masyarakat hanya disuguhkan baligho-baligho besar, spanduk-spanduk dan flayer-flayer di media sosial. Tentu saja media-media citra diri tersebut sama sekali tidak memberikan gambaran terhadap profiling figur yang menjadi harapan masyarakat.
Oleh karena itu sebagai bentuk komitmen dan konsistensi LS VINUS dalam menguatkan aspek pendidikan politik kepada masyarakat akan menyelenggarakan Diskusi Serial Cetak Biru Kabupaten Bogor. Yang akan mengundang seluruh bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang saat ini sudah teridentifikasi.
Selain mengundang sosok-sosok di atas, diskusi serial tersebut akan mengundang awak media dan pegiat pemilu dan demokrasi sebagai pematik diskusi. Secara teknis diskusi serial akan diselenggarakan seminggu sekali yang direncanakan setiap hari Rabu, mulai tanggal 5 Juni 2024.
Setiap seri akan mengundang 2 sosok Bakal Calon Bupati atau Wakil Bupati Bogor 2024-2029. Didampingi oleh representasi media dan pegiat pemilu, sehingga akan berakhir pada awal bulan Juli 2024. Jika dalam perjalanan terdapat bakal calon yang muncul, sangat mungkin waktu diskusi serial akan diperpanjang.
Harapannya, selain masyarakat terinformasikan secara massif bakal calon yang saat ini muncul, diskusi serial juga akan memberikan gambaran kepada publik terkait performa retorika dan skill menguasai forum. Namun yang jauh lebih substabtif adalah orientasi pencalonan dan “isi kepala” dalan menata kabupaten bogor ke depan.
Sehingga harapannya pada pilkada Kabupaten Bogor 2024 mendatang, masyarakat bisa menentukan pilihannya secara cerdas dan bertanggungjawab.
*Rezza








