AKTUALITA.CO.ID __ Hasil sidak PT.AIM yang berada di Komplek Ferry Sounevile Jl.Bonamarga Blok B6 Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang dilakukan oleh Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor pada Tahun 2021 lalu masih meninggalkan persoalan, bahkan cenderung terjadi kasak kusuk akan lahan zona hijau dalam perusahaan tersebut.
Bahwasannya, luas lahan yang masuk kedalam lokasi PT AIM diduga sebelumnya adalah untuk zona hijau itu tertera pada site plant 2004, hingga terjadi refisi lagi pada tahun 2016 lokasi yang pernah disidak oleh Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor masih berstatus zona hijau, namun belum diserahkan kepada Kabupaten Bogor.
Pada saat itu (sidak DPRD Komisi 1), ditemukan ada kelebihan luas yang dimiliki oleh PT AIM seluas sekitar 3000an meter persegi dan lahan tersebut masih milik PT IFI dan masuk zona hijau.
Gonjang-ganjing dan kabar angin terkait lahan PT AIM pun bermunculan, mulai dari pihak perusahaan yang disebut sudah membayar 1,5 Miliar kepada salah satu anggota DPRD untuk lahan PT IFI tersebut, sampai adanya kabar terkait muncul AJB dan SPPT pada lahan zona hijau itu.
Menanggapi hal tersebut Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri enggan untuk berkomentar, dirinya mengaku tidak pernah merasa tanda tangan atau mengeluarkan surat apapun untuk lahan yang ada dalam lingkungan PT AIM sampai saat ini.
” Yang datang ada, cuma saya belum mau tanda tangan sebelum para pihak hadir, untuk menyaksikan saya tanda tangan,” ungkap Damanhuri.
Dirinya mengaku ngeri, untuk mengeluarkan surat pada lokasi itu karena banyak pihak yang terlibat, apalagi informasinya adalah zona hijau sekalipun belum diserahkan, ” Terkait isu 1,5 miliar saya tidak tau menahu, silahkan tanya kepada yang bersangkutan, ” tutupnya.
Saat konfirmasi via pesan singkat, PT AIM belum mau berkomentar.
Sedikit diketahui, Asal muasal lahan PT IFI adalah lahan perkebunan terlantar dari Keputusan Mendagri No 88 Tahun 1973, dan diperkuat oleh SK Gubernur Jawa Barat. Yang hingga akhirnya terjadi Pengoperan dan Pemasrahan Hak Prioritas kepada PT Ferry Souneville menjadi kawasan perumahan realestate.
***bersambung









