AKTUALITA.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS H. Achmad Fathoni menjadi narasumber dalam kegiatan sharing session bersama Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bogor yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Minggu (1/2/2026).
Dalam diskusi tersebut, Achmad Fathoni menekankan pentingnya sinergi antara anggota legislatif dan mahasiswa dalam mengawal pembangunan daerah. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif dalam proses pembangunan Kabupaten Bogor.
”Yang paling penting adalah bagaimana mahasiswa dan anggota DPRD bisa terus bersinergi, mengawal, dan membangun Kabupaten Bogor bersama-sama,” ujar Fathoni.
Ia berharap, komunikasi antara mahasiswa dan wakil rakyat tidak hanya terjadi saat aksi demonstrasi, tetapi juga melalui forum diskusi yang sehat dan produktif. Dengan demikian, aspirasi dapat disampaikan secara langsung dan dibahas secara mendalam.
”Kebetulan saya menjadi narasumber dalam forum sharing ini. Saya berharap mahasiswa terbiasa bertemu dengan kami bukan hanya dalam forum demo dan menerima demo, tetapi juga dalam forum diskusi untuk membangun Kabupaten Bogor,” katanya.
Fathoni juga menyoroti besarnya peran pemuda, khususnya mahasiswa, di tengah dominasi hak pilih yang berasal dari kalangan generasi muda. Ia mendorong mahasiswa untuk aktif memberikan pendidikan politik kepada masyarakat serta mulai belajar tentang dunia politik sejak dini.
”Mahasiswa diharapkan bisa memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Kalau ada yang tertarik dengan politik, belajarlah dari sekarang untuk menjadi politisi,” tuturnya.
Menurutnya, mahasiswa dapat belajar dengan mengamati langsung kinerja para wakil rakyat. Dari situ, mereka bisa menilai hal-hal baik yang patut dilanjutkan serta mengkritisi kekurangan untuk diperbaiki ke depan.
Selain membahas peran pemuda dan pendidikan politik, kata Fathoni, diskusi tersebut juga menyinggung persoalan infrastruktur, khususnya pembangunan dan perbaikan jalan di wilayah barat Kabupaten Bogor.
Menanggapi hal itu, Fathoni menjelaskan bahwa sebagian besar ruas jalan yang dipertanyakan merupakan kewenangan pemerintah provinsi dan pusat.
”Ada pertanyaan terkait infrastruktur jalan di wilayah barat. Itu memang menjadi kewenangan provinsi dan pusat, namun tetap kita jadikan atensi untuk dilakukan pengawasan dan akan kita komunikasikan dengan pihak yang berwenang,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat tetap akan diperjuangkan, Upaya tersebut akan dilakukan melalui mekanisme dan jalur yang sesuai dengan aturan.
”Semuanya aspirasi harus kita perjuangkan. Yang sesuai kewenangan tentu langsung kita dorong, yang tidak sesuai juga tetap kita perjuangkan melalui jalurnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fathoni menyampaikan bahwa saat ini fokus perbaikan infrastruktur di wilayah barat Kabupaten Bogor diarahkan pada penanganan jalan tambang.
”Jalan tambang ini yang menanggung beban muatan berat. Dengan diperbaikinya jalan tambang, diharapkan jalan umum yang seharusnya tidak menanggung muatan berat bisa lebih terjaga,” pungkasnya.
(Retza)
AKTUALITA.CO.ID – Suasana ramai, hangat, dan penuh keakraban mewarnai kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) I yang digelar di Kecamatan Citeureup, Selasa (10/2/2026) Kegiatan tersebut...
Read more









