AKTUALITA.CO.ID — Upaya pencarian intensif terhadap Aji Santoso (2), balita yang hanyut di aliran Kali Jantung, Kecamatan Cibinong, berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Kamis (29/1/2026) siang, setelah terseret arus sejauh kurang lebih lima kilometer.
Camat Cibinong, Acep Sajidin, mengonfirmasi jenazah korban ditemukan sekitar pukul 14.24 WIB oleh tim gabungan di Kampung Bendungan, Kelurahan Cilodong.
“Alhamdulillah, setelah pencarian sejak pukul 10.30 WIB, korban sudah ditemukan di wilayah Cilodong, Depok. Jenazah terseret dari titik awal di Kampung Bedahan hingga menyeberang ke wilayah administratif Depok, namun masih di aliran sungai yang sama,” ujar Acep di lokasi kejadian.
Seorang relawan di lokasi, Beben, menceritakan detik-detik penemuan korban. Aji ditemukan dalam posisi tengkurap dan terapung karena tersangkut dahan pohon di area yang arusnya mulai melandai.
“Posisi korban tersangkut di cabang pohon, tepat di bawah kandang kambing warga. Tim langsung mengevakuasi ke daratan,” ungkap Beben.
Acep Sajidin menambahkan, saat ini jenazah balita dari pasangan Mis Parianto dan Yuliati tersebut sudah berada di rumah duka. Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas dan menolak dilakukan prosedur autopsi.
“Keluarga sudah meyakini itu adalah anak mereka dan sudah menerima musibah ini sebagai takdir, sehingga tidak dilakukan autopsi,” jelasnya.
Proses pencarian selama empat jam tersebut sempat terkendala oleh derasnya arus sungai akibat hujan tinggi serta adanya percabangan aliran di beberapa titik. Menurut Acep, Kali Jantung memiliki percabangan yang sempat menyulitkan pemetaan tim SAR di lapangan.
Atas kejadian memilukan ini, Camat Cibinong memberikan imbauan keras kepada warganya untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat cuaca ekstrem.
“Kami mohon masyarakat lebih waspada. Jangan biarkan anak-anak bermain di dekat aliran kali. Arus bisa berubah sangat berbahaya dalam sekejap saat hujan deras,” pungkasnya.
(Pandu)









