AKTUALITA.CO.ID – Proyek pembangunan fasilitas lapangan padel yang dikerjakan oleh PT Daya Reksa Sejahtera di Jalan Transyogi Cileungsi–Cibubur, RT 003/RW 004, Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, diketahui belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Unit Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cileungsi, P. Hermawan, mengatakan pihaknya telah melaporkan temuan tersebut kepada Satpol PP Kabupaten Bogor untuk ditindaklanjuti.
“Sudah saya laporkan ke pihak Mako Satpol PP Kabupaten Bogor untuk ditangani. Pihak mako sendiri akan datang ke lokasi tersebut,” ujar Hermawan saat dikonfirmasi diruangan kerjanya, Jumat (12/6/2026).
Terkait jadwal inspeksi mendadak (sidak), Hermawan mengaku belum mendapatkan informasi lebih lanjut. Menurutnya, sidak yang semula direncanakan berlangsung hari ini kemungkinan akan dijadwalkan ulang pada pekan depan karena adanya kesibukan di tingkat kabupaten.
“Untuk jadwal sidak saya belum mengetahui lebih lanjut. Mestinya hari ini, namun karena ada kesibukan mungkin akan dilakukan minggu depan,” katanya.
Ia menjelaskan, peran Satpol PP Kecamatan Cileungsi sebatas melakukan pengawasan dan pelaporan. Adapun kewenangan untuk mengambil keputusan terkait dugaan pelanggaran perizinan berada di Satpol PP Kabupaten Bogor.
“Kami hanya melakukan pengawasan. Yang menyimpulkan adalah pihak atasan. Saya tidak bisa menjelaskan lebih lanjut karena yang berwenang adalah Satpol PP Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Hermawan menambahkan, proses pelaporan telah dilakukan dan saat ini menunggu tindak lanjut dari Satpol PP Kabupaten Bogor. Keputusan mengenai boleh atau tidaknya proyek tersebut beroperasi sebelum mengantongi PBG sepenuhnya menjadi kewenangan pihak kabupaten.
“Proses ini sudah saya kirim, nanti mako yang akan menindaklanjutinya. Terkait boleh atau tidaknya beroperasi sebelum mengantongi PBG, itu menjadi kewenangan pihak mako,” pungkasnya.
Sebelumnya. Pengawas proyek, Yosi Nopiana, saat dimintai keterangan belum bisa memberikan penjelasan lebih detail. Ia menyebut masih berhati-hati dalam memberikan pernyataan agar tidak terjadi kesalahan informasi terkait pemberitaan yang beredar.
”Mau gimanapun takut ada salah ucapan dari berita yang nongol segala macem,” ucap Yosi saat ditemui di lokasi proyek.
Ia menyebut bahwa pengurusan PBG sedang dilakukan, namun kegiatan di lapangan sudah terlebih dahulu berjalan.
(Deni Supriadi)









