AKTUALITA.CO.ID – Kabar gembira menyelimuti wilayah Bogor Timur (Botim). Di tengah proses moratorium pemekaran wilayah yang masih tertahan di pusat, pembangunan infrastruktur di “halaman depan” Kabupaten Bogor ini justru melesat tajam. Lima proyek strategis berskala besar dipastikan bergulir tahun ini.
Merespons “hujan” proyek tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar, mewacanakan aksi syukuran akbar dengan memotong kambing sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Botim.
“Sambil menunggu moratorium DOB dicabut, pemerintah tidak tinggal diam. Pak Bupati dan pemerintah pusat fokus mempercepat pembangunan. Ratusan miliar masuk ke Bogor Timur tahun ini, wajar jika kita bersyukur,” ujar Beben kepada Aktualita.co.id, Selasa (10/2/2026).
Politisi kawakan Gerindra ini merinci lima pilar pembangunan yang akan mengubah wajah ekonomi Bogor Timur:
- Puncak II: Pembangunan lanjutan oleh Pemprov Jabar dari Sentul Selatan hingga Cibadak.
- Dua Bendungan Raksasa: Proyek strategis nasional Bendung Cibeet dan Cijurei yang didanai APBN.
- Infrastruktur Sukamakmur: Serah terima lahan 63,8 hektare untuk pusat pengembangan wilayah melalui program Bakti TNI.
- Betonisasi Jalan: Kelanjutan akses jalan hingga Desa Jatinunggal.
- Konektivitas Antar-Wilayah: Peningkatan ruas jalan Citeureup-Sukamakmur hingga Sukawangi.
“Ini hajat besar 7 kecamatan di Bogor Timur. Dampaknya akan luar biasa bagi pertanian, pariwisata, dan kesejahteraan warga,” tegas Beben.
Syukuran potong kambing ini rencananya tidak hanya melibatkan satu wilayah, melainkan kolaborasi dari 7 camat, 7 ketua paguyuban kepala desa, hingga pelaku pariwisata di Bogor Timur. Beben menegaskan, hasil potong kambing nantinya akan disalurkan kepada warga yang tidak mampu.
“Konsepnya kebersamaan. Kita ingin semua desa merasa memiliki proyek-proyek ini. Rapat persiapan akan kita gelar sebelum Ramadan, dan eksekusinya direncanakan setelah Idul Fitri,” jelasnya.
Bagi Beben, terealisasinya proyek-proyek ini adalah bukti bahwa aspirasi warga Bogor Timur didengar oleh Pemerintah Pusat, Gubernur Jawa Barat, dan Bupati Bogor. “Ini cara kita berterima kasih sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” pungkasnya.
(Pandu)









