AKTUALITA.CO.ID _ Puncak Festival 2024 siap menyemarakkan kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, dengan rangkaian acara menarik yang berlangsung mulai 27 hingga 31 Desember 2024.
Ketua Pelaksana Puncak Festival 2024 Witoro Dwi Winayana menjelaskan bahwa, acara ini digagas oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) serta Badan Promosi untuk mengangkat potensi budaya, seni, dan ekonomi masyarakat lokal.
“Acara pembuka akan diadakan di Rest Area Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, 27–28 Desember dengan kegiatan Festival Band Pelajar dan Pergelaran Budaya. Festival band pelajar dan pergelaran budaya ini bertujuan untuk menampilkan bakat-bakat terpendam anak-anak remaja sekaligus memberikan edukasi,” kata Witoro kepada aktualita.co.id, di Hotel Mars, Puncak Bogor. Jumat, (27/12/24).
“Kegiatan ini memberi peluang bagi pelajar untuk menunjukkan bakat mereka. Harapannya, kita bisa mengedukasi mereka dan mengapresiasi seni budaya lokal,” sambungnya.
Pada tanggal 29 Desember, kata Witoro, acara akan berlanjut dengan kegiatan istighotsah yang dilaksanakan di Masjid Al-Jabal, Rest Area Gunung Mas, sebagai momen refleksi spiritual bersama masyarakat. Kemudian tanggal 30 Desember menggelar Senam aerobik, zumba, Pentas Seni budaya, dan Bazar UMKM di Hotel Mars Megamendung, Kabupaten Bogor, acara berlangsung sejak pagi hingga malam.
“Melalui pentas seni ini, kami ingin memperkenalkan potensi seni dan budaya lokal, terutama di kawasan Cisarua, Megamendung, dan Ciawi. Banyak budaya dan seni dari daerah ini yang perlu didukung dan dikembangkan. Kemudian bazar UMKM yang menghadirkan produk-produk lokal. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku UMKM,” jelasnya.

Pada hari terakhir 31 Desember, lanjut Witoro, akan digelar Fun Walk dan Carnaval Budaya. Acara diawali dengan fun walk sejauh 7 km dengan rute Hotel Mars – Bendungan – Cikopo. Peserta berasal dari berbagai daerah, seperti Sukabumi, Cicurug, dan Depok, yang sedang berlibur di Puncak. Setelah fun walk, acara dilanjutkan dengan kreasi budaya dan karnaval budaya yang berlangsung di malam tahun baru. Karnaval ini diadakan bersamaan dengan car free night untuk memberikan pengalaman unik kepada wisatawan.
“Karnaval budaya ini merupakan yang pertama di Puncak. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan kelancaran acara. Harapannya, kegiatan ini menjadi daya tarik wisata baru di Puncak,” ujarnya.
Witoro berharap Puncak Festival dapat menjadi agenda tahunan yang mendukung perkembangan pariwisata, seni budaya, dan ekonomi masyarakat lokal. Dengan partisipasi hotel-hotel setempat, festival ini diharapkan bisa meningkatkan okupansi sekaligus membuka peluang kerja sama bagi pelaku UMKM.
“Jika makanan dari UMKM bagus, ini bisa dijadikan peluang kerja sama dengan hotel-hotel. Kami ingin wisatawan betah dan ini menjadi ajang yang menguntungkan bagi semua pihak,” ungkapnya.
“Puncak Festival 2024 menjadi ajang istimewa untuk merayakan akhir tahun sekaligus mengenalkan potensi budaya dan ekonomi lokal kepada wisatawan dari berbagai daerah,” terangnya.
Sementara, Nissa salah satu pengunjung wisata puncak mendengar hal itu mengatakan dirinya akan mendaftar untuk meramaikan kegiatan puncak fest 2024. “Kebetulan saya bersama keluarga lagi liburan boleh kali ya dari luar wilayah ikut meramaikan kegiatan yang di selenggarakan ini,” tuturnya.
“Kegiatan seprti ini sangat bagus menurut saya, karena wisatawan yang berada di puncak ini bukan hanya dari wilayah bogor atau umumnya Indonesia, di puncak ini ada dari luar negeri seperti Arab dan lain sebagainya. Jika kita memperlihatkan budaya budaya kita untuk dikenalkan kepada mereka ini sangat bagus, tentunya bermanfaat,” pungkasnya.
(rezza apit)









