AKTUALITA.CO.ID – Kabupaten Bogor ditunjuk menjadi tuan rumah perhelatan Bulan Bakti Karang Taruna 2025. Kegiatan akbar ini diproyeksikan lebih meriah dan berdampak luas karena digabung dengan Bulan Bakti tingkat Provinsi Jawa Barat.
Sekretaris Umum Karang Taruna Kabupaten Bogor Andika Aditisna menjelaskan bahwa momentum ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan wadah nyata untuk mempererat solidaritas pemuda serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Bulan Bakti tahun ini diharapkan lebih besar, lebih luas cakupannya, serta bisa memperkenalkan Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan basis Karang Taruna paling besar di Jawa Barat,” ujar Andika, Minggu (07/09/25).
Agenda Bulan Bakti Karang Taruna tahun ini akan diisi dengan berbagai kegiatan penting, antara lain:
- Ziarah dan perapihan makam almarhum Haji Gozali, pendiri Karang Taruna.
- Peresmian nama jalan di kawasan Dramaga yang akan diberi nama Jalan Haji Gozali.
- Tegar Beriman Award, ajang penghargaan bagi desa-desa yang aktif dalam menjaga kebersihan, ketertiban, serta kebermanfaatan sosial.
Puncak kegiatan akan digelar pada 27 September 2025, bertepatan dengan acara Pamkem (Perkemahan Karang Taruna). Saat itu juga akan diumumkan para juara Tegar Beriman Award.
Sebagai tuan rumah tingkat provinsi, Kabupaten Bogor tengah menyiapkan berbagai aspek teknis dan nonteknis. Hingga saat ini, persiapan sudah mencapai 40%.
Andika menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, keluarga almarhum Haji Gozali, serta masyarakat sekitar makam untuk mendukung kelancaran acara. Selain itu, komunikasi intensif juga dilakukan dengan pengelola kawasan perkemahan Betura, Sukaraja, yang menjadi lokasi utama kegiatan.
“Sudah beberapa kali rapat koordinasi dilakukan. InsyaAllah tidak ada halangan berarti, sehingga acara puncak tanggal 27 nanti bisa berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.
Bulan Bakti Karang Taruna di Kabupaten Bogor ini diharapkan menjadi momentum memperkuat peran pemuda dalam pembangunan sosial serta menegaskan posisi Karang Taruna sebagai garda terdepan pemberdayaan masyarakat.









