AKTUALITA.CO.ID – Vika Fitria, calon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) perwakilan Kepala Dusun (Kadus) 6, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, membawa komitmen untuk memperkuat keterwakilan perempuan dalam pembangunan desa.
Vika yang juga menjabat sebagai Ketua DPK Cileungsi Srikandi Pemekaran Bogor Timur, menilai keberadaan perempuan dalam lembaga desa memiliki peran penting dalam memastikan berbagai kebijakan dan program pembangunan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara adil dan tepat sasaran.
Dalam pencalonannya sebagai anggota BPD, Vika mengusung visi untuk mewujudkan lembaga BPD yang transparan, aspiratif, serta mampu memperjuangkan hak dan peningkatan kesejahteraan perempuan dalam pembangunan desa yang harmonis.
Selain itu, Vika berkomitmen membangun kolaborasi dengan Pemerintah Desa Cileungsi Kidul guna mewujudkan masyarakat desa yang adil, sejahtera, serta responsif terhadap berbagai kebutuhan kaum perempuan.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Vika membawa sejumlah misi. Salah satunya adalah menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, khususnya perempuan, terkait persoalan sosial, ekonomi, maupun pembangunan desa.
Ia juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi perempuan melalui berbagai pelatihan keterampilan serta dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat desa.
“Pemberdayaan perempuan tidak hanya berkaitan dengan keterlibatan dalam kegiatan sosial, tetapi juga harus diarahkan pada peningkatan kemampuan dan kemandirian ekonomi,” ucapnya, Senin (24/08/26).
Misi lainnya adalah mengoptimalkan fungsi pengawasan terhadap kinerja Pemerintah Desa agar setiap kebijakan yang diambil dapat mempertimbangkan aspek kesetaraan gender serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Vika juga ingin meningkatkan keterlibatan perempuan dalam setiap musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbangdes). Menurutnya, suara perempuan perlu mendapatkan ruang yang lebih luas karena perempuan memiliki pengalaman dan kebutuhan yang beragam dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan visi dan misi tersebut, Vika berharap dapat menjadi bagian dari BPD Desa Cileungsi Kidul yang mampu menjalankan fungsi representasi masyarakat, menyerap aspirasi, serta mendorong pembangunan desa yang inklusif.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara BPD, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, responsif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pencalonan Vika sebagai perwakilan Dusun 6 diharapkan dapat memberikan pilihan bagi masyarakat untuk menghadirkan keterwakilan perempuan yang aktif dalam proses pengambilan kebijakan dan pembangunan di Desa Cileungsi Kidul.
(Deni Supriadi)








