AKTUALITA.CO.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan Virus Hanta (Hantavirus), penyakit yang ditularkan melalui hewan seperti tikus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty menjelaskan, Virus Hanta dapat menular melalui paparan urine, air liur, maupun kotoran tikus yang bercampur dengan debu dan terhirup oleh manusia.
”Virus Hanta dapat menyebar melalui paparan urine, air liur, maupun kotoran tikus yang terhirup bersama debu di udara. Penularan juga dapat terjadi melalui kontak langsung dengan benda atau area yang terkontaminasi serta gigitan tikus,” ujarnya kepada Aktualita.co.id, Selasa (19/05/26).
Ia meminta, masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada infeksi Virus Hanta, seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, tubuh lemas, mual dan muntah, nyeri perut, batuk, hingga sesak napas.
”Pada beberapa kasus, infeksi Virus Hanta dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan berat yang memerlukan penanganan medis segera,” jelasnya.
Sebagai langkah pencegahan, kata Fusia, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar untuk meminimalisir keberadaan tikus.
Selain itu, warga diminta menutup akses masuk tikus ke dalam rumah maupun tempat penyimpanan makanan, serta menyimpan makanan dalam wadah tertutup.
Ia juga mengingatkan pentingnya membersihkan lingkungan dan saluran air secara rutin. Saat membersihkan area yang berpotensi terkontaminasi kotoran tikus, masyarakat dianjurkan menggunakan masker dan sarung tangan.
”warga jangan menyapu kotoran tikus dalam kondisi kering, karena dapat menyebabkan partikel virus beterbangan di udara. Sebelum dibersihkan, area tersebut disarankan disemprot menggunakan cairan disinfektan terlebih dahulu,” jelasnya.
”Apabila terjadi gejala tersebut, segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit apabila mengalami gejala yang mengarah pada infeksi Virus Hanta,” tuturnya.
Ia juga menyatakan, Dinkes Kabupaten Bogor terus melakukan pemantauan dan edukasi kepada masyarakat guna mencegah penyebaran penyakit menular di wilayah Kabupaten Bogor.
”Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak panik, namun meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” tutupnya.
(Retza)
AKTUALITA.CO.ID - Buah dari pohon Pinang sejak lama dikenal dalam tradisi masyarakat Indonesia sebagai bahan alami yang dipercaya membantu meningkatkan stamina dan vitalitas pria. Pinang muda biasanya dikonsumsi...
Read more








