AKTUALITA.CO.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor meluncurkan inovasi pelayanan bertajuk “Gebyar Pelayanan Publik 100 Jam Nonstop” sebagai upaya menghadirkan pelayanan prima, adaptif, dan tanpa batas waktu bagi masyarakat.
Program tersebut resmi dimulai pada Senin (18/05/26) pukul 10.00 WIB dan akan berlangsung tanpa henti hingga Jumat (22/05/26) pukul 14.00 WIB.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Bogo Agus Ridho mengatakan, program pelayanan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
”Kegiatan ini jelas merupakan bagian dari peringatan HJB ke-544. Kami mencoba meningkatkan jam operasional pelayanan menjadi 100 jam nonstop sebagai bentuk konsentrasi penuh dari Bapak Bupati dan Wakil Bupati dalam mendongkrak kualitas pelayanan publik,” ujar Agus saat membuka pelayanan tersebut di Kantor DPMPTSP. Senin (18/05/26).
Menurutnya, konsep pelayanan nonstop sengaja dirancang untuk memudahkan masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada jam kerja reguler.
”Melalui program ini, kita ingin pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal lagi. Warga yang tidak bisa datang pada siang hari, kini bisa mengurusnya di malam hari. Bahkan kalau malam tidak bisa dan siang juga sibuk, mereka bisa memanfaatkan waktu di subuh hari. Semua kami fasilitasi,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 31 tenant pelayanan turut ambil bagian. Dari jumlah tersebut, 23 tenant membuka layanan selama 24 jam penuh atau total 100 jam selama lima hari pelaksanaan.
Beberapa instansi yang terlibat aktif dalam pelayanan nonstop di antaranya Polres dengan layanan SKCK, Kejaksaan Negeri (Kejari), Imigrasi yang menyediakan tambahan kuota pelayanan, hingga layanan internal DPMPTSP Kabupaten Bogor.
Sementara itu, delapan tenant lainnya tetap memberikan pelayanan sesuai jam kerja reguler karena adanya keterbatasan sistem operasional dan teknis nasional, salah satunya BPJS Ketenagakerjaan.
”Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal selama 100 jam penuh, panitia menerapkan sistem kerja tiga shift bagi para petugas pelayanan setiap harinya,” tuturnya.
Agus Ridho mengaku optimistis antusiasme masyarakat akan meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya yang hanya berlangsung selama 48 jam.
”Alhamdulillah, saat pelaksanaan yang 48 jam dulu saja suasananya cukup ramai. Apalagi sekarang, dengan sosialisasi yang lebih luas dan durasi yang mencapai 100 jam, kami optimis masyarakat yang terlayani akan semakin maksimal,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Noviyanti menjelaskan, program tersebut merupakan hasil sinergi berbagai instansi vertikal maupun horizontal demi memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat.
”Hari ini kita resmi meluncurkan dimulainya acara Gebyar 100 Jam Nonstop dalam rangka menyambut Hari Jadi Bogor. Jadi untuk MPP Kabupaten Bogor, kita mengadakan Gebyar Pelayanan Publik 100 Jam Nonstop,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa proses perizinan akan dipercepat bagi masyarakat yang telah melengkapi seluruh persyaratan administrasi.
”Namun, untuk jenis perizinan tertentu yang secara regulasi mengharuskan adanya survei lapangan atau pembahasan teknis yang mendalam, penyelesaiannya akan tetap disesuaikan dengan prosedur operasional standar tanpa mengurangi esensi kemudahan,” tutupnya.
(Retza)
AKTUALITA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan komitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia...
Read more









