AKTUALITA.CO.ID – Dokter sekaligus influencer ternama Dr. Richard Lee meresmikan Masjid Darul Rahmah Lil’alamin (DRL) yang dibangun di kawasan Rumah Qur’an Al-Fatih, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Kamis (04/09/25).
Pembangunan masjid ini merupakan hasil kolaborasi antara Dr. Richard Lee dengan lembaga kemanusiaan Asar Humanity.
Dalam sambutannya, Dr. Richard Lee mengungkapkan bahwa ide pembangunan masjid ini lahir dari inspirasinya terhadap kisah Nabi yang mendirikan tempat ibadah sebagai pusat berkumpulnya umat.
“Saya pernah mendengar kisah Nabi yang membangun masjid lalu mengumpulkan orang untuk beribadah. Dari situ saya berniat untuk membuat masjid,” ujar Dr. Richard.
Ia menambahkan, peresmian Masjid DRL menjadi bagian dari perjalanan panjangnya untuk mewujudkan target membangun 200 masjid di Indonesia, meski dilakukan secara bertahap.
“Ini baru langkah awal. Saya menargetkan 200 masjid, tentu tidak sekaligus, tapi bertahap. Harapan saya, masjid ini bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Pimpinan Asar Humanity Noval Arian menjelaskan bahwa sejak berdiri pada 2018, lembaga ini awalnya berfokus pada isu pendidikan, khususnya pesantren, lalu berkembang ke bidang kemanusiaan lainnya seperti kebencanaan, Palestina, pangan, hingga penyediaan air bersih.
“Program pembangunan masjid ini termasuk dalam program pendidikan kami. Karena itu, kali ini kami bangun di pondok pesantren, salah satunya Pondok Pesantren Al-Fatih 1453 di Pamijahan,” jelas Noval.
Ia menambahkan, pemilihan lokasi di Pamijahan didasarkan pada hasil pendataan wilayah yang membutuhkan sarana ibadah. Melalui jaringan relawan Kesatria (Kesatuan Asli Relawan Indonesia), Asar Humanity mendapat informasi tentang kebutuhan mendesak masjid di wilayah tersebut.
“Pamijahan memang tidak terlalu jauh dari kota, tapi kondisinya masih minim sarana ibadah. Karena itu, kami memilih titik ini untuk membangun masjid,” tuturnya.
Ditempat yang sama Ketua Yayasan Al-Fatih Lala Apriani tak kuasa menahan rasa haru atas terwujudnya pembangunan masjid di pondok pesantren yang didirikan mendiang kakaknya.
“Ini salah satu cita-cita almarhum kakak saya yang membangun pondok ini. Beliau sangat ingin ada masjid di sini. Alhamdulillah melalui bantuan Dr. Richard dan Asar Humanity, cita-cita itu terwujud,” ucap Lala dengan penuh emosional.
Selama ini, santri di Pondok Pesantren Al-Fatih harus melakukan kegiatan belajar maupun ibadah berjamaah di saung sederhana. Dengan berdirinya Masjid DRL, mereka kini memiliki tempat ibadah yang lebih layak.
“Rasanya luar biasa. Selama ini kami shalat dan belajar hanya disaung. Kini, dengan adanya masjid, kami bisa lebih khusyuk beribadah dan meningkatkan kegiatan keagamaan,” ungkap Lala penuh syukur.
Peresmian Masjid Darul Rahmah Lil’alamin ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga wujud amal jariyah yang diharapkan terus memberi manfaat bagi umat. Kolaborasi antara Dr. Richard Lee, Asar Humanity, dan Yayasan Al-Fatih menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan dalam bentuk fasilitas ibadah yang akan digunakan masyarakat dalam jangka panjang.









