AKTUALITA.CO.ID – Permasalahan banjir yang terjadi dari tahun ke tahun masih menghantui dunia pendidikan di Kelurahan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Terdapat empat sekolah dasar di wilayah tersebut kerap terdampak banjir setiap musim penghujan.
Kepala SDN Puspanegara 03 Indri mengungkapkan bahwa banjir telah menjadi persoalan dari tahun ke tahun yang hingga kini belum menemukan solusi.
“Di sini ada empat sekolah yang terdampak banjir, yaitu SDN Puspanegara 03, SDN Citeureup 02, SDN Puspanegara 01, dan SDN Citeureup 04,” ujar Indri kepada Aktualita.co.id, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, posisi sekolah yang lebih rendah dibandingkan aliran sungai dan badan jalan menjadi penyebab utama terjadinya banjir. Saat hujan turun pihak sekolah harus segera bersiaga.
“Kalau hujan sudah berlangsung sekitar dua jam, kami sudah harus siap-siap karena biasanya air mulai masuk. Kami sangat kasihan dengan anak-anak, karena dari tahun ke tahun banjir ini belum juga teratasi,” jelasnya.
Indri mengungkapkan, sejak dirinya belum ditugaskan di Puspanegara hingga sekarang, kondisi banjir selalu terjadi.
Menurutnya, sistem drainase dan gorong-gorong di depan sekolah masih tersendat sehingga aliran air tidak berjalan.
Tak hanya itu, ia menambahkan dampak banjir tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas belajar mengajar, tetapi juga menyebabkan kerusakan fasilitas sekolah.
“Ada tembok di bagian depan sekolah roboh akibat terkena banjir, bahkan ada toilet sekolah mengalami kerusakan parah. Ini sangat memprihatinkan. Sampai saat ini belum ada solusi yang benar-benar menyelesaikan masalah banjir ini,” pungkasnya.
(Retza)









