AKTUALITA.CO.ID – Sebuah gudang penyimpan kosmetik terbakar di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (14/12/25).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11:00 WIB.
“Objek yang terbakar itu gudang distributor, disitu ada alat-alat kecantikan, seperti alat untuk kesehatan kulit dan ada juga spray seperti pilox untuk pembersih AC,” katanya kepada Aktualita.co.id.
Namun, Yudi menduga, penyebab kebakaran tersebut karena bahan kosmetik yang mudah terbakar.
“Diduga kemungkinan api pun berasal dari alat-alat spray, karena suhu ruangannya hanya dibantu oleh kipas yang kurang memadai untuk barang yang diperkirakan baru datang itu, produknya dari luar,” terangnya.
Lebih lanjut, Yudi juga menerangkan, bahwa untuk memadamkan satu gedung berisi kosmetik itu memerlukan delapan unit mobil pemadam kebakaran.
“Yang terbakar satu gudang saja, untuk pemadaman itu ada 4 unit dari kita, 3 unit dari Kazama dan PT Kahaptex serta satu resque. Jadi total 8 unit,” paparnya.
Proses pemadaman gudang berisi kosmetik itu diperkirakan memakan waktu dua jam lamanya.
“Proses pemadaman lama itu karena banyak bahan-bahan spray, itu sebetulnya asapnya ga terlalu berat, tapi untuk apinya lebih cepat menyebar,” ungkapnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja tiga orang mengalami sesak nafas.
“Ga ada korban jiwa, tadi ada beberapa karyawannya yang sesak nafas, ada 3 orang. Tapi ada tenaga medis juga yang membantu dari relawan ambulan desa setempat, korban dibantu dilokasi,” katanya.
Dirinya menghimbau, agar perusahaan melengkapi persyaratan utama kelengkapan kelayakan fungsi proteksi agar tidak terjadi hal serupa.
“Petugasnya K3-nya itu harus betul-betul memenuhi persyaratan, karena itu menjadi kewajiban,” katanya.
“Kejadian barusan itu ternyata apar pun seharusnya security yang mengaplikasikan, tapi security nya ga ada, yang ada karyawan. Apar tidak ada yang mengoperasikan, jadi itu kalau tadi bener-bener mines, padahal harusnya ada surat kelayakan dari Damkar termasuk ada pelatihan K3 nya,” tutupnya.
(Pandu)









