Aktualita.co.id – Publik digemparkan dengan beredarnya video seorang guru SD yang mengancam muridnya di Pesawaran, Lampung. Guru berinisial H, yang mengajar di SDN 5 Negeri Katon dan SD Negeri 5 Kedondong, langsung dinonaktifkan sementara setelah rekaman berdurasi 30 detik itu viral di media sosial.
Video tersebut memicu gelombang kecaman dari warganet. Ribuan komentar membanjiri unggahan yang beredar, mayoritas menuntut agar guru tersebut diberi sanksi tegas.
“Pecat aja, nggak pantas jadi guru,” tulis salah satu komentar warganet.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Pesawaran Pradana Utama menyatakan penonaktifan H dilakukan demi menjaga situasi sekolah tetap kondusif.
“Guru yang bersangkutan kami nonaktifkan sementara agar proses pembinaan berjalan baik dan kondisi di sekolah tidak terganggu. Kami juga memperhatikan psikologis murid,” kata Pradana, Minggu (24/8/2025).
Pihak sekolah bersama komite dan orang tua murid telah menggelar mediasi. Dari hasil klarifikasi, peristiwa ini berawal dari miskomunikasi antara guru dan siswa. Namun, Dinas Pendidikan menegaskan pembinaan tetap dijalankan agar kejadian serupa tidak terulang.
Lebih jauh, Pradana mengungkapkan bahwa guru H juga diduga memiliki masalah kesehatan mental. Saat ini pihaknya menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat Pesawaran dan rekomendasi medis terkait kondisi kejiwaan yang bersangkutan.
“Kami menunggu laporan resmi dari Inspektorat serta rekomendasi medis mengenai kondisi kejiwaan guru itu,” ungkapnya.
Meski kasus ini sempat menghebohkan publik, kegiatan belajar mengajar di kedua sekolah berlangsung normal. Murid yang menjadi korban pun tetap mengikuti proses pembelajaran seperti biasa.
Dinas Pendidikan Pesawaran berjanji memperkuat pendampingan, baik kepada siswa maupun guru, di seluruh sekolah sebagai langkah pencegahan.
(Rz)









